Balikpapan

Pansus Sorot Anggaran Korona Balikpapan

Report: Taufik Hidayat I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – DPRD Balikpapan menyoroti penggunaan anggaran penanganan korona di kota ini. Untuk itu, para legislatif akan meminta laporan pihak terkait, utamanya Badan Pengelola Keuangan Daerah. Hal itu diutarakan Ketua Pansus Covid-19, Syukri Wahid, Selasa 15 September 2020.

“Rencananya Senin pekan depan akan dibahas,” terang ESWE, sapaan karibnya. Menurutnya salah satu poin yang dibahas menyoal sasaran penyerapan anggaran.

Ia mendapat informasi anggaran tersebut telah terserap hingga 100 persen. “Ini yang kita mau tahu soal serapan anggaran Covid-19,” jelasnya.

ESWE memaparkan, sejumlah program penanganan korona antara lain jaring pengaman sosial selama empat bulan sejak Maret sampai Juli. Bantuan itu telah mengkover sekitar 30 persen kepala keluarga terdampak korona.

Ia menekankan, bantuan sosial itu bukan hanya dari anggaran APBD Balikpapan tapi juga dari Pemprov Kaltim dan Pusat. “Total KK yang mendapat bantuan dari APBD Balikpapan sekitar 68 ribu,” jelasnya. Sedangkan yang bersumber dari Pemprov mengkover 18 ribu KK.

“Jadi, total seluruh bantuan itu telah melampaui target,” jelas ESWE. Selama ini sulan dari sejumlah ketua RT agar jumlah penerima tidak dikurangi, tapi nilai bantuannya yang diberikan. Sehingga jika satu KK hanya Rp 100 ribu totalnya sekitar Rp 8 miliar per bulan.

Jika dari 68 ribu KK itu dikurangi, justru bisa menimbulkan gejolak di masyarakat. “Itu usulan yang bagus, karena yang saya dengar dari 30 persen KK secara keseluruhan disortir lagi,” terang ESWE.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button