Internasional

Palestina Puji Turki

Editor: Doni Heru

TIMUR MEDIA – Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas memuji Turki. Pujian ini datang menyusul keputusan Turki yang mencetak sejarah dengan mengubah museum Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Pujian Abbas disampaikan saat melakukan pembicaraan seluler dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu. Direktorat Komunikasi Turki, dikutip dari Anadolu, mengatakan kedua pemimpin juga membahas hubungan bilateral dan masalah regional, Senin 27 Juli 2020.

Mengingat kembali Hagia Sophia, bangunan bersejarah ini dibangun sebagai gereja oleh Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur sekitar tahun 537.

Selama 916 tahun bangunan itu tetap menjadi gereja hingga Istanbul atau Konstantinopel ditaklukkan Kekaisaran Ottoman di tahun 1453. Oleh Kekairan Ottoman, bangunan itu dibeli dan dikonversi menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934 atau hampir 500 tahun.

Namun, Kekaisaran Ottoman akhirnya runtuh pada Maret 1934. Keruntuhan ini menandai berakhirnya Khilafah Utsmani, yang saat sama lahirlah Turki modern di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Attaturk.

Pemerintah Turki di bawah Attaturk yang sekuler, mengubah masjid bangunan Hagia Sophia menjadi museum.

Barulah 86 tahun kemudian atau 10 Juli 2020, pengadilan Turki membatalkan dekrit kabinet 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum. Keputusan ini kemudian menjadi jalan bagi Erdogan untuk kembali mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. Seperti Kekaisaran Ottoman, yang membeli bangunan itu saat menaklukan Konstantinopel.

Langkah Presiden Erdogan ini mendapat sambutan luar biasa, terutama dari dunia Islam. Sebelum Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberi apresiasi atas langkah Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan turut memuji konversi Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button