Kaltim

ODP Korona Tambah 157 Orang

Report: Maya| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Dinas Kesehatan Kaltim merilis update kasus korona di Benua Etam. Tercatat, per Kamis 26 Maret 2020, terjadi penambahan kasus orang dalam pengawasan atau ODP, sebanyak 157 orang.

Dengan penambahan ini, maka total ODP di Kaltim menjadi 2.063 orang. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, Kamis. Pertambahan terbanyak disumbang dari Kukar dan Paser.

“ODP hari ini bertambah 157 orang, terbanyak dari Kukar dan Paser, total 2.063 orang. Selesai pemantauan sebanyak 569 orang, dan masih proses 1.494 orang,” ujarnya.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan atau PDP, mengalami penambahan sebanyak satu orang, yang berasal dari Kukar. Total PDP sebanyak 65 orang. Untuk jumlah pasien positif belum ada penambahan, tetap 11 orang.

“Kami masih menunggu proses pemeriksaan 23 orang,” jelasnya. Penambahan satu orang PDP, ujar Andi, memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan Bogor, namun tidak terkait dengan klaster sebelumnya.

Pasien, jelas Andi, mengalami gejala batuk, demam, sakit tenggorokan, mual, lemas, dan sesak napas.

“Saat ini pasien dirawat di RSUD AW Sjahranie Samarinda,” tuturnya. Untuk kasus negatif bertambah lima jiwa.

Kabar baik itu datang dari update kasus korona di RSUD AW Sjahranie Samarinda. Dari sembilan pasien dalam pengawasan, empat di antaranya telah dinyatakan negatif Covid-19. “Hasil tersebut dipastikan usai dilakukan uji lab di Kemenkes RI” jelasnya.

Kasus negatif tersebut berasal dari Bontang satu orang dan empat dari Samarinda. “Sehingga total 31 orang negatif Covid-19,” ungkapnya.

Andi menjelaskan untuk satu pasien di Bontang yang dinyatakan negatif berasal dari klaster KPU. Untuk Samarinda, tiga pasien dinyatakan negatif dari klaster KPU, satu orang lainnya memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan Bogor.

“Samarinda klaster KPU, alhamdulillah negatif ketiganya,” ujar Andi.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button