KaltimPangan

Menteri Siti Tinjau Persemaian Kaltim

Report: Roby | Editor: Basir

TIMUR MEDIA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengecek perkembangan pembangunan persemaian di Ibu Kota Negara di Kaltim.

Ia bergerak cepat usai Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara resmi disahkan menjadi undang-undang.

Didampingi Sekretaris Jenderal, Bambang Hendroyono, Siti melihat progres pengerjaan persemaian di Kaltim. Pihaknya akan mempercepat pembangunan pusat persemaian di IKN yang dibangun di atas lahan seluas 120 hektare.

Persemaian itu diprediksi dapat memproduksi bibit tanaman sebanyak 15 juta bibit per tahun.

“Pembangunan pusat persemaian ini menunjukkan semangat perbaikan kualitas lingkungan melalui rehabilitasi hutan dan lahan dalam menyambut Ibu Kota Negara baru,” kata Siti melalui keterangannya, Senin 31 Januari 2022.

Sejauh ini sudah ada pusat persemaian dengan skala besar di Indonesia yang telah dan akan dibangun di sejumlah wilayah.

Antara lain, persemaian Rumpin, Bogor, Jawa Barat seluas 129 Ha telah selesai pembangunannya.

Kemudian yang sedang dalam pembangunan adalah pusat persemaian di IKN, Kalimantan Timur (120 Ha). Lalu di sekitar kawasan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara (37,25 Ha).

Berikutnya di Labuan Bajo, NTT (30 Ha), Mandalika, NTB (32,25 Ha), dan Likupang, Sulawesi Utara (30,33 Ha).

Menteri Siti juga meninjau pondok kerja KLHK di sekitar IKN.

Pondok kerja itu difungsikan antara lain untuk posko pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Lalu posko pengendalian daerah aliran sungai dan rehabilitasi hutan, serta posko patroli penegakan hukum LHK.

Menteri dua periode dari Partai NasDem ini menegaskan, program kegiatan RHL dan reklamasi lahan bekas tambang menjadi salah satu program prioritas KLHK.

Tujuannya sebagai upaya memperbaiki kualitas lingkungan di Indonesia. Salah satunya di Kalimantan Timur.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button