Nasional

Menkumham Yasonna Bebaskan 35 Ribu Napi

Kebijakan ini memantik protes keras masyarakat.

Report: Ryan| Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Hanya dalam kurun sembilan hari dari keputusan yang diteken Menkumham Yasonna Laoly, lebih dari 35 ribu napi dibebaskan.

Yasonna mengeluarkan kebijakan membeaskan napi melalui asimilasi dan integrasi. Kebijakan berdalih upaya mencegah virus korona itu, membekaskan 35.677 narapidana se-Indonesia.

“Menginfokan asimilasi dan integrasi narapidana dan anak, tanggal 8 April 2020, pukul 09.00 WIB, total 35.676,” jelas Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Rita, dalam keterangannya, Rabu 8 April 2020.

Jumlah napi yang bebas itu terdiri atas narapidana umum dan napi anak. Para napi itu bebas melalui pemberian asimilasi dan hak integrasi.

Rinciannya, dari proses asimilasi sebanyak 33.861 napi dibebaskan. Terdiri dari 33.078 napi umum dan 783 napi anak.

Sedangkan pembebasan melalui proses integrasi, napi yang dibebaskan sebanyak 1.815 orang. Terdiri dari 1.776 napi umum dan 39 napi anak.

Pembebasan napi ini setelah Menkumham Yasonna menerbitkan Permenkum HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menkum HAM Nomor 19.PK.01.04 Tahun 2020.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button