Internasional

Medio Maret, WHO Rilis Hasil Investigasi

Report: Janu I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO akan merilis hasil penyelidikan asal-usul Covid-19 di Wuhan, Cina, pada pertengahan bulan ini. WHO berjanji laporan itu akan disajikan transparan.

“Rilis laporannya pada 14-15 Maret,” papar Dr. Peter Ben Embarek, dilansir Reuters, Jumat 5 Maret 2021. Dr Embarek adalah Pemimpin tim penyelidik WHO ke Cina pada Januari. Ia juga pakar penyakit menular dari hewan ke manusia.

Selama berada di Cina, tim WHO mengunjungi beberapa tempat. Pertama mereka menyambangi rumah sakit di Wuhan yang paling pertama menangani pasien-pasien Covid-19.

Setelah itu, pasar tradisional Huanan, tempat yang diduga kuat menjadi sumber awal penyebaran Covid-19 pada Desember 2019. Tim WHO juga mengunjungi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina di Hubei dan Institut Virologi Wuhan.

Pejabat WHO mengatakan, sebelum merilis laporan lengkap, tim penyelidik asal-usul Covid-19 mungkin akan menerbitkan ringkasan terlebih dulu. Tapi, rencana itu tampaknya tak dilanjutkan.

“Saya ingin meyakinkan Anda semua yang terjadi selama perjalanan akan disajikan transparan,” klaim Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Misi WHO ke Cina secara politis diperdebatkan. Terlebih sosok Tedros sendiri dikenal dekat dengan Presiden Cina, Xi Jinping.

Terkait laporan itu, Amerika Serikat menyatakan ingin meninjau hasil temuan terkait. Sejumlah kritikus menyoroti terbatasnya akses yang diberikan Cina kepada tim WHO. Pada Kamis (4/3), sekelompok pakar menerbitkan surat terbuka.

Dalam surat itu, mereka mengatakan misi WHO tidak memiliki mandat, kemandirian, atau akses yang diperlukan untuk melakukan penyelidikan penuh dan tidak terbatas ke semua teori tentang asal-usul virus Covid-19.

Ahli di Universitas Flinders di Adelaide Australia, Nikolai Petrovsky, salah satu penulis surat itu. Ia mengatakan, meski tim yang dipimpin WHO telah mengunjungi Cina, dunia tidak lebih dekat untuk mengetahui asal-usul Covid-19.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button