Politik

Masyarakat Tolak Pilkada Bareng Pemilu 2024

Report: Ryan I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Index Politica merilis hasil survei terbaru ihwal persepsi masyarakat terhadap isu politik dan ekonomi Indonesia. Sebanyak 53,4 persen responden menolak Pilkada digelar bersamaan dengan Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2024.

Selanjutnya 13,4 responden sangat tidak setuju Pilkada digelar bersamaan dengan Pileg dan Pilpres. Artinya, “66,8 persen tidak setuju kalau Pilkada serentak dibarengkan dengan Pilpres dan Pileg,” papar Direktur Eksekutif Denny Charter,  Minggu 7 Januari 2021.

Ia melanjutkan, hanya 14,1 persen masyarakat setuju Pilkada serentak di 2024. Responden yang sangat setuju 1,3 persen dan setuju 12.8 persen. Kemudian, sebanyak 40,7 persen responden setuju Pilkada dilakukan serentak secara nasional. Lalu 35,3 persen responden tidak setuju Pilkada dilakukan serentak.

Survei Index Politica Indonesia dilakukan pada 18 – 28 Januari 2021 terhadap 1610 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan wawancara tatap muka.

Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95,0 persen.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button