Kaltim

Masa Tahanan Pejabat BPJN Balikpapan Diperpanjang

KPK perpanjang masa tahanan Refly. (Alinea)

TimurMedia.com:

Report: Ryan| Editor: Doni

TIMUR MEDIA – KPK memperpanjang masa tahanan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, Refly Ruddy Tangkere.

Perpanjangannya, selama 30 hari ke depan. “Dimulai tanggal 14 Januari 2019 sampai 12 Februari 2019 untuk tersangka RTF,” ungkap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri ketika dikonfirmasi, Kamis 9/Jan/ 2020.

Refly adalah tersangka dalam perkara suap menyoal Pengadaan Proyek Jalan di Provinsi Kaltim, tahun 2018-2019.

“Ia ditahan KPK di Rutan Polres Metro Jakarta Timur,” jelasnya. Dalam kasus ini Refly bersama Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Andi Tejo Sukmono ditetapkan sebagai tersangka suap.

Refly diduga menerima total Rp 2,1 miliar dalam beberapa kali penerimaan. KPK juga menduga, Refly menerima suap sebanyak delapan kali dengan besaran masing-masing pemberian uang sekira Rp 200-300 juta terkait pembagian sejumlah proyek.

Suap itu diberikan Hartoyo selaku Direktur PT Harlis Tata Tahta sebagai pelaksana proyek.

Ditengarai, suap itu berkaitan proyek dengan nilai proyek sebesar Rp155,5 miliar. Proyek yang dikerjakan, yaitu Pekerjaan Preservasi, Rekonstruksi Sp.3 Lempake-Sp.3 Sambera-Santan-Bontang-Dalam Kota Bontang-Sangatta dengan anggaran tahun jamak 2018 – 2019.

Dari nilai kontrak itu, Refly menerima Rp2,1 miliar. Sedangkan Andi diduga menerima setoran uang dari Hartyono dalam bentuk transfer setiap bulan melalui rekening atas nama orang lain.

Rekening ini lah yang diduga sengaja dibuat untuk digunakan menerima uang dari Hartoyo.

Most Popular

To Top