Internasional

Mario Draghi Resmi Pimpin Italia

Red : Ahmad Mulyadi

ROMA, TIMUR MEDIA – Mantan Pimpinan Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, resmi menjadi Perdana Menteri Italia. Demikian dilaporkan media asal Jerman, ZDFheute (13/2/2021).

Menurut ZDFheute, Draghi resmi memimpin Pemerintahan Italia setelah disumpah di Istana Kepresidenan Italia di hadapan Presiden Italia, Sergio Mattarella, Sabtu kemarin (13/2/2021). Pelantikan Draghi sebagai Perdana Menteri yang baru ini, mengakhiri kekosongan kepemimpinan yang ditinggalkan Giuseppe Conte pada Selasa lalu (10/02/2021). Baik Draghi maupun Conte, keduanya merupakan politisi independen, yakni tanpa keanggotaan di partai politik mana pun.

Pelantikan Draghi ini disebut merupakan hasil kesepakatan koalisi gemuk sejumlah parpol di Italia, baik itu partai berhaluan kiri, tengah maupun kanan. Dengan demikian, komposisi kabinet Pemerintahan Draghi ini pun merupakan kabinet gabungan partai-partai yang berkoalisi terebut, seperti Movimento 5 Stelle, Partito Democratico, Viva Italia dan Liberi e Uguali (Kebebasan dan Persamaan). Di antara partai besar Italia, hanya partai ultra kanan Fratelli d’Italia (Saudara-Saudara Italia) yang memilih menjadi oposisi.

Dalam kabinet Draghi, disebut melibatkan pula sejumlah pakar non politisi. Namun demikian, kementerian-kementerian paling strategis seperti kementerian luar negeri, kementerian dalam negeri, kementerian pertahanan dan kementerian kesehatan tetap diisi para politisi dari partai-partai koalisi tersebut. Selain itu, dari 23 menteri dalam kabinet Draghi pun disebut terdapat delapan perempuan.

Sebagai informasi, Italia merupakan negara maju yang paling sering berganti perdana menteri maupun susunan kabinetnya. Dalam hal ini, pemerintahan Italia sering berganti tanpa menunggu berakhirnya periode pemerintahan yang sedang berlangsung. Hal itu karena sistem pemerintahan di Italia menuntut koalisi yang solid di parlemen dengan persentase relatif tinggi. Namun demikian, sistem Italia telah didisain untuk cepat beradaptasi dengan pergantian pemerintahan yang relatif cepat tersebut.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button