Headline

Lonjakan Kesembuhan Korona Tertinggi

Tertinggi sejak kasus pertama, Maret 2020.

Report: Janu | Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Penambahan jumlah pasien korona yang sembuh per Selasa 5 Mei 2020, tertinggi sejak kasus pertama meledak di Indonesia.

Diketahui, kasus korona di Indonesia pertama kali terjadi pada 2 Maret 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan, berdasarkan data Selasa pukul 12.00 WIB, pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 2.197 jiwa.

“Kasus konfirmasi positif yang sudah sembuh bertambah 243 orang sehingga total sembuh akumulasinya menjadi 2.197 orang,” papar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Selasa 5 Mei 2020 sore.

Sebelumnya, lonjakan pasien sembuh terjadi untuk kali pertama pada 12 April 2020. Data pemerintah menunjukkan, pasien sembuh pada tanggal itu bertambah 73 orang.

Sejak kasus perdana diumumkan di Indonesia hingga 12 April 2020, penambahan pasien yang sembuh paling banyak hanya di kisaran 30 orang.

Setelah itu, angka penambahan pasien sembuh menunjukkan grafik fluktuatif. Sejak 12 April hingga Selasa, penambahan pasien sembuh terus bergerak fluktuatif antara 40-243 orang.

Secara keseluruhan, pemerintah mencatat terdapat 12.071 kasus positif Covid-19 hingga Selasa. Dari keseluruhan kasus, sebanyak 872 pasien positif meninggal.

Mengacu data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tambahan pasien yang sembuh terbanyak berasal dari Banten, yakni 83 orang.

Kemudian disusul Jakarta dengan tambahan pasien sembuh sebanyak 72 orang.

Selanjutnya, tambahan pasien sembuh dari korona juga ada di Sulawesi Selatan sebanyak 29 orang, Jawa Tengah sebanyak 20 orang, Nusa Tenggara Barat 10 orang.

Berikutnya Kepulauan Riau, Sumatera Selatan dan Sulawesi Tenggara masing-masing 4 orang, serta Yogyakarta dan Jawa Timur masing-masing 2 orang.

Ada pula tambahan pasien sembuh di Bali, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, dan Riau masing-masing sebanyak satu orang.

Secara akumulatif, pasien yang sembuh dari korona paling banyak berada di Jakarta, yakni 406 orang. Posisi kedua ditempati Sulawesi Selatan dengan total pasien sembuh sebanyak 228 orang.

Di Jawa timur, jumlah pasien sembuh sebanyak 180 orang. Untuk Jawa Barat  167 orang, dan Bali 160 orang.

Selengkapnya...
Back to top button