AdvPenajam Paser Utara

Legislator Prihatin Ada RTH Tak Terawat

TimurMedia, Penajam– Taman atau Ruang terbuka hijau (RTH) yang berada dikilometer 8 Kelurahan Nipah-nipah, sedang menjadi sorotan.

Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Muhammad Bijak Ilhamdani, prihatin karena taman yang dibangun tahun 2016 lalu itu dibiarkan terlantar tidak terawat.

“RTH di Depan Stadion Panglima Sentik berada tepat di pinggir jalan protokol dapat membuat wajah kota indah dan asri jika terawat dengan baik,” ujar politikus Partai Demokrat itu saat ditemui di Penajam, Sabtu.

Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara menurut Muhammad Bijak Ilhamdani, akan mengundang Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan yang bertanggung jawab melakukan perawatan dan pemeliharaan RTH.

“Kami akan duduk bersama untuk mencari solusi, agar ke depannya RTH yang ada di wilayah Penajam Paser Utara, termasuk di depan Stadion Panglima Sentik itu kondisinya dapat lebih baik,” ucapnya.

Muhammad Bijak juga menambahkan, Lokasi RTH tersebut sangat strategis sehingga dapat dilihat langsung oleh masyarakat atau warga luar daerah yang melintas karena keberadaannya tepat di pinggir jalan protokol.

“Apalagi RTH itu berada di kawasan komplek pemerintahan, jadi merusak keindahan kota serta kawasan komplek pemerintahan,” kata Muhammad Bijak Ilhamdani.

Selain itu, Mihammad Bijak Ilhamdani juga menegaskan, Agar ruang terbuka hijau yang ada di wilayah Penajam Paser Utara mendapat perawatan dan pemeliharaan dengan baik. DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, akan bersama-sama mencari solusi dengan pihak pemerintah kabupaten.

Harus ada evaluasi untuk mencari kendala dalam perawatan dan pemeliharaan RTH yang ada di wilayah Penajam Paser Utara tersebut ungkap Muhammad Bijak Ilhamdani

“Kalau kendalanya kekurangan anggaran akan dicarikan formulanya untuk menambah anggaran perawatan dan pemeliharaan RTH itu, DPRD juga setuju jika memang RTH yang sudah ada perlu perbaikan,” pungkasnya.

Dari pantauan lapangan oleh media ini, taman atau RTH yang berada di depan Stadion Panglima Sentik tersebut kondisinya memprihatinkan, terlihat ditelantarkan dan tidak dirawat sehingga tidak indah dan asri lagi. Sejumlah tanaman bunga atau pohon di RTH dengan luas sekitar 6,3 hektare yang dibangun pada 2016 dengan biaya lebih kurang Rp1,7 miliar itu sudah pada layu atau mati dan tidak sedap dipandang mata. 

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button