Internasional

Dua Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Libanon

Red : Ahmad Mulyadi

BEIRUT, TIMUR MEDIA – Dua ledakan besar terjadi di Ibu Kota Libanon, Beirut, kemarin 4 Agustus 2020. Lebih dari 100 orang meninggal dunia dan lebih dari 4000 orang mengalami luka-luka. Demikian dilaporkan media internasional asal Qatar, Aljazeera (5/8/2020).

Menurut Sueddeutsche Zeitung (5/8/2020), ledakan itu terjadi di dekat pelabuhan kota Beirut. Ledakan tersebut dilaporkan telah menimbulkan kerusakan parah bahkan hingga lebih dari satu kilometer dari pusat kejadian.

Lalu menurut kantor berita pemerintah setempat, NNA, ledakan itu berawal dari gudang kembang api yang terbakar di dekat lumbung di pelabuhan. Namun dugaan itu disanggah oleh para pengamat politik mengingat ledakan itu terlalu besar untuk ukuran kebakaran gudang kembang api.

Para pengamat politik menduga ledakan itu adalah ledakan bom atau mungkin juga serangan udara bermotif politik. Apalagi, beberapa hari terakhir ini sudah terjadi konflik bersenjata di daerah perbatasan dengan Israel. Bahkan sebelum kejadian ledakan tersebut, sejumlah pasukan angkatan udara Israel melakukan pemboman terhadap target Iran di negara tetangga Libanon, Suriah.

Selain itu, muncul juga dugaan bahwa ledakan itu masih terkait dengan ledakan yang menewaskan mantan Perdana Menteri Libanon, Rafik Hariri, 15 tahun lalu. Dugaan itu muncul mengingat kondisi perekonomian dan keuangan Libanon saat ini yang sudah berada di ambang kehancuran sehingga momen itu dapat dimanfaatkan lawan politik untuk memancing konflik dan pergolakan politik yang lebih besar.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close