Kesehatan

Lagi, Usai Divaksin jadi Positif Covid

Report: Ryan I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Hasil positif Covid-19 usai disuntik vaksin korona, terjadi lagi. Kali ini Camat Sepatan Timur Kabupaten Tangerang, Asep Nurman Jaenudin.

Ia dilaporkan terinfeksi Covid-19 usai mengikuti suntik dosis pertama vaksin Sinovac. Laporan itu diamini Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.

Hendra berujar, Camat Sepatan Timur terpapar Covid-19 setelah mengikuti swab test. Namun, saat ini pihaknya masih memverifikasi lebih jauh laporan itu agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

“Lagi diverifikasi. Belum tahu,” jelas Hendra, dilansir Sindonews, Selasa 2 Februari 2021. Ia menuturkan, Asep mengikuti suntik vaksin bukan sebagai camat, melainkan sebagai pengurus Palang Merah Indonesia. Waktunya tidak sama dengan suntik dosis kedua vaksin Sinovac, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dalam catatan Timur, hasil positif Covid usai divaksin dialami 26 relawan ujicoba vaksin Sinovac di Bandung, pada Januari 2021. Kemudian, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, yang juga positif Covid-19 setelah dua pekan mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Berikutnya, Bupati Sleman Sri Purnomo. Ia dinyatakan positif Covid-19 usai beberapa hari disuntik vaksin Sinovac. Ia disuntik pada 14 Januari dan dinyatakan positif pada Rabu, 20 Januari 2021.

Selain itu, Komandan Korem 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI, Ahmad Rizal Ramdhani. Ia terpapar Covid-19, setelah sebelumnya, disuntik vaksin Sinovac bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan sejumlah pejabat di Provinsi NTB dan Kota Mataram, pada 14 Januari 2021.

Kasus positif usai divaksin tak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Pada 3 Januari 2021, sebanyak 240 warga Israel yang sudah disuntik vaksin Corona juga dinyatakan positif. Hal sama dialami Stephen F. Lynch, Senator Amerika. Politikus Massachusetts dari Partai Demokrat itu dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu, 30 Januari 2021. Padahal, ia sendiri sudah dua kali menerima vaksin Covid-19.

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Erlina Burhan, mengamini orang yang mendapat vaksin masih bisa positif. Ia menjelaskan, apabila kekebalan tubuh sudah terbentuk usai divaksin, namun tetap terkena Covid-19 maka gejalanya tidak akan parah.

“Memang risiko terjangkit COVID-19 ini akan tetap ada setelah diberikan vaksin, namun risikonya lebih rendah. Kalau pun terjangkit, gejala klinisnya juga ringan,” ujarnya.

WHO berkali-kali mengingatkan, vaksin tidak menjamin berakhirnya pandemi Covid-19.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button