Kaltim

Kukar Bina 55 Bank Sampah

Di Kukar, ada Bank Sampah yang mengelola organik, anorganik dan campuran.

Reporter: Dwi I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kukar telah membina 55 Bank Sampah tingkat RT, desa, kelurahan sampai persorangan. Hal ini dilakukan karena masih banyak masyarakat beranggapan jika sampah tak mempunyai nilai jual.

Kepala Seksi Penanganan Sampah, Suyono mengatakan, keberadaan Bank Sampah sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Sebab, masyarakat bisa menjual sampah kepada pemilik Bank Sampah.

“Masih banyak orang tidak meminati pengelolaan Bank Sampah padahal pemiliknya dapat peluang nasabah di sana,” papar Suyono, Rabu 14 November 2020.

Ia menjelaskan Bank Sampah yang dikelola sebagian besar berupa sampah anorganik, seperti plastik, kertas, kardus dan kaleng. Selanjutnya, sampah anorganik yang memiliki nilai jual rendah akan dibuat paving, adapun sampah yang bisa didaur ulang akan diolah sehingga memiliki nilai jual.

Selain itu, lanjutnya, ada juga kelompok Bank Sampah yang mengelola sampah organik seperti nasi, kulit buah serta sayuran busuk. Karena sampah-sampah ini dapat diolah jadi kompos dan makanan ternak.

“Di Kukar ada kelompok Bank Sampah yang mengelola organik, anorganik dan campuran,” jelasnya.

Ia berujar, pihaknya selalu mendukung dan membina pengelolaan sampah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan adanya Bank Sampah.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button