Politik

KPU Mulai Lakukan Pencocokan Data Pilkada

Report: Ryan I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Komisi Pemilihan Umum menyatakan akan memulai proses pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih Pilkada Desember 2020. Proses ini dimulai pada 15 Juli sampai 13 Agustus, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan korona.

Komisioner KPU RI, Viryan Aziz menjelaskan metodenya tetap sama seperti pilkada sebelumnya. Yaitu, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih melakukan coklit dengan menemui pemilih secara langsung satu per satu. “Dilakukan door to door,” jelasnya, dilansir ROL, Selasa 14 Juli 2020.

Ketentuan prosedur coklit diatur dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

Menurutnya sebelum diundangkan, KPU merencanakan proses coklit dilakukan sesuai RT/RW, bukan door to door. “Ini untuk menghindari interaksi fisik dan mencegah penyebaran Covid-19,” katanya. Namun, lanjut Viryan, di Pasal 23 PKPU Nomor 6 Tahun 2020 menyebutkan, petugas melakukan coklit dengan menemui pemilih secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan.

Petugas, tambahnya, tetap diwajibkan memenuhi protokol kesehatan. Semisal menggunakan masker, sarung tangan, pelindung wajah, menjaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan mencuci tangan.

Petugas pemutakhiran berkoordinasi dengan petugas RT/RW sebelum dan setelah melakukan coklit dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah setempat.

“PPDP dapat memutakhirkan data pemilih berdasarkan perbaikan dari RT/RW maupun tambahan pemilih berdasarkan masukan pada saat coklit,” jelasnya.

Nantinya, petugas melakukan coklit sesuai formulir model A-KWK. Formulir model A-KWK adalah data pemilih hasil sinkronisasi daftar pemilih tetap (DPT) pemilu terakhir dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

Selain itu, KPU akan melaksanakan Gerakan Klik Serentak pada hari pertama coklit. Pemilih dapat mengecek apakah dirinya terdaftar sebagai pemilih pada laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id, dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan, nama, dan tanggal lahir. Ia memastikan, pemilih yang sudah mengakses situs tersebut, tetap didatangi PPDP untuk proses coklit.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button