Politik

KPPS Positif Covid-19 Tugas di Ribuan TPS

Laporan itu masuk melalui Sistem Pengawasan Pemilu.

Report: Ryan I Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Badan Pengawas Pemilu mengungkap fakta mengejutkan. Yakni, adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS yang positif Covid-19 tetap hadir di 1.172 Tempat Pemungutan Suara.

“Ada KPPS terpapar Covid-19 yang hadir ke TPS. Ini terjadi di 1.172 TPS,” ungkap Anggota Bawaslu, Mochammad Afifudin dalam jumpa pers yang ditayangkan kanal Bawaslu RI di YouTube, kemarin.

Angka itu diperoleh setelah Bawaslu menerima laporan dari 100.995 pengawas TPS sampai Rabu 9 Desember 2020, pukul 13.30 WIB. Laporan itu masuk melalui Sistem Pengawasan Pemilu, Siwaslu.

Namun, Afif menyatakan, hal ini perlu didalami di lapangan. Misalnya sudah seberapa lama petugas KPPS itu dinyatakan positif.

Afif membeber, salah satu daerah yang ditemukan KPPS positif Covid-19 masih bertugas di TPS ada di Sulawesi Utara. Bawaslu juga menerima laporan lain.

Di antaranya, ada temuan sebanyak 1.454 TPS yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan. Padahal fasilitas ini salah satu yang wajib digunakan sesuai prokes yang ditentukan. Selanjutnya, Bawaslu juga mencatat masih ada 1.083 TPS yang perlengkapan pemungutan suaranya tidak lengkap.

Berikutnya, ada pula temuan soal Daftar Pemilih Tetap yang tidak terpasang di sekitar TPS dan terjadi di 1.727 TPS. Selanjutnya ada 1.983 TPS tidak menempelkan informasi daftar paslon berisi visi misi, program, serta biodata.

Bawaslu juga menemukan ada 2.324 TPS yang surat suaranya tertukar atau kurang. Rinciannya, 5.513 TPS telat memulai pemungutan suara dan di 1.487 TPS ditemukan saksi yang memakai kaos bergambar paslon.

Temmuan itu, menurut Arif, situasi umum TPS yang diperoleh dari Sistem Pengawasan Pemilu. “Nanti berdasar perkembangan situasi akan kita update,” tuturnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button