Nasional

KPK Panggil Ardian Noervianto

Report: Ryan I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Mantan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi dalam dugaan kasus suap pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN, Rabu 2 Februari 2022.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri Ardian, menjelaskan Ardian dipanggil sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengajuan dana PEN Daerah pada 2021.

“Pemeriksaan bertempat di gedung Merah Putih KPK,” ujar Ali Fikri, dikutip dari Rakyat Merdeka. Ardian belum ditahan dalam kasus ini meski KPK telah mengumumkan statusnya sebagai tersangka ke publik.

Ia mangkir dari panggilan KPK dengan alasan sakit. Komisi antirasuah itu berharap Ardian hadir dalam pemanggilan kali ini.

Terkait

Dalam kasus dugaan suap pengajuan dana PEN, KPK juga menetapkan dua tersangka lain. Keduanya itu Bupati nonaktif Kolaka Timur Andi Merya Nur, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur Akbar.

Andi Merya Nur dituntut melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Ardian dan Laode dituntut melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button