Nasional

KPK akan Periksa Sekjen PDIP Hasto

Report: Roby| Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Komisi antirasuah terus mendalami kasus suap yang melibatkan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

Kasus ini diduga terkait proses pergantian antar waktu caleg DPR RI periode 2019-2024, dari PDIP.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Lili Pintauli Siregar memastikan tim penyidik KPK akan memeriksa beberapa orang.

Salah satunya Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto.

“Soal memanggil pihak-pihak terkait yang disebut, misalnya, seperti Pak Hasto, ini kembali ke penyidikan. Mungkin tidak hanya kepada Hasto,” ujar Lili, Kamis 9/Jan/2020.

Bahkan, Lili menegaskan, terbuka pula kemungkinan untuk memeriksa pihak lain yang berkelindan dengan kasus ini.

Lili mengatakan, penyidik KPK juga terus mendalami sumber uang suap yang diberikan kepada Wahyu Setiawan.

“Sumber dana ini sedang didalami oleh teman-teman di penyidikan,” ujar Lili.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat tersangka. Yakni:

Penerima:

  1. Wahyu Setiawan, Komisioner KPU RI.
  2. Agustiani Tio Fridelina, orang kepercayaan Wahyu yang juga mantan anggota Badan Pengawas Pemilu.

Pemberi:

  1. Harun Masiku, caleg PDIP.
  2. Saeful, swasta.

Harun Masiku, caleg nomor urut 6 dari Dapil Sumatera Selatan I turut ditetapkan tersangka lantaran menyuap Wahyu Setiawan.

Tujuannya, agar dibantu menjadi anggota DPR menggantikan adik ipar Ketua Umum PDIP Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Sedangkan Hasto menanggapi kabar KPK yang ingin menggeledah ruangannya di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Ia menegaskan tak pernah ada maksud menghalangi upaya pemberantasan korupsi.

Hasto juga tak menampik adanya informasi soal upaya KPK yang mau melakukan penggeledahan. Ia bilang prosedur yang diharapkan adanya surat perintah resmi.

Menurutnya, bila ada surat perintah tersebut, maka seluruh jajaran PDIP akan membantu kerja KPK.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button