AdvDPRD Balikpapan

Komisi IV Dukung Pembukaan Sekolah

Sekolah online menjadikan anak akrab dengan gadget.

Reporter: Taufik Hidayat I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Wakil ketua Komisi IV Parlemen Balikpapan, Iwan Wahyudi mendukung rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menggelar simulasi sekolah tatap muka di dua kelurahan.

“Saya dari Komisi IV DPRD sangat mendukungnya selama hal itu mendapat izin dari Satgas dengan pertimbangan kesehatan,” kata Iwan, Senin 26 Oktober 2020.

Jika sekolah kembali dibuka, ia mengingatkan agar wilayah tersebut sudah masuk zona kuning. Pelaksanaannya pun dengan menerapkan prokes.

Selain itu dalam proses belajar mengajarnya, ia menyarankan agar satu kelas maksimal hanya diisi 50 persen dari total jumlah siswa.

“Kemudian bisa dengan pola hari Senin, Rabu, Jumat, misalnya kelas 1A hanya 50 persen jumlah siswa. Sisanya 50 persen pada Selasa, Kamis, Sabtu. Jadi tidak bisa dibuka 100 persen,” sarannya.

Anggota Komisi IV Parlemen Balikpapan, Capt Hatta Umar. (TM)

Senada dengan Iwan. Anggota Komisi IV Parlemen Balikpapan, Capt Hatta Umar, turut mendukung desakan warganya yang meminta dibukanya kembali sekolah tatap muka.

Menurut Hatta, para orangtua murid di daerahnya mendesak Pemerintah Balikpapan segera membuka sekolah tatap muka. “Desakan mereka karena Pemkot telah membuka kembali bioskop dan arena permainan anak,” ujarnya, Senin (26/10).

Hatta mengaku sangat mendukung desakan para orangtua yang menginginkan sekolah segera dibuka.

Sebab, metode sekolah online menimbulkan kejenuhan dan kebosanan bagi para pelajar. Ia juga menilai, pembelajaran daring justru menjadikan pelajar lebih banyak bermain smartphone dibanding dengan waktu belajar.

“Anak-anak di rumah lebih banyak memegang handphone untuk bermain dari pada belajar,” ujarnya. Ia pun berharap agar sekolah bisa segera dibuka sehingga para murid bisa kembali tatap muka bersama guru dan temannya.

Langkah itu bisa dilakukan dengan simulasi terlebih dahulu. “Misalnya lihat sebulan berjalan, apakah ada kendala atau tidak, tetap harus dilakukan evaluasi,” pesan Hatta.

Sebelumnya Kepala Disidikbud Balikpapan, Muhaimin mengatakan akan menggelar simulasi belajar mengajar tatap muka khusus untuk SMP di dua wilayah, yakni Kelurahan Karingau dan Teritip. Pihaknya mengaku telah mendapat rekomendasi dari Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk menggelar simulasi belajar tatap muka. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button