Politik

Kerawanan Pilkada di Balikpapan Dipetakan

Report: Lina | Editor: Doni

TIMUR MEDIA – Bawaslu Balikpapan mulai membahas indeks kerawanan pemilu (IKP). Hal ini biasa dilakukan setiap mendekati ajang Pemilu atau Pilkada.

Kordiv Pengawasan dan Humas Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis, mengatakan ini dilakukan untuk memetakan daerah dan bentuk-bentuk potensi kerawanan Pilkada di Balikpapan.

Pihaknya mengumpulkan data dalam pemilu sebelumnya. Yakni Pilkada Balikpapan 2015, Pilgub Kaltim 2018 maupun Pilpres 2019.

Sasaran mapping yang dilakukan Bawaslu, seputar kerawanan-kerawanan keamanan, politik uang, netralitas ASN. “Tak terkecuali profesionalitas penyelenggara, jajaran KPU dan Bawaslu,” urainya.

Data-data ini nanti dikirim ke Bawaslu RI. Kemudian dinilai. Selanjutnya baru lah diterbitkan IKP 2020 untuk setiap daerah. Hasil IKP baru akan dilaunching pada April 2020.

Analisis dari Komisioner KPU Balikpapan, Syahrul Karim, sedikit berbeda. Ia menilai Pilkada punya potensi kerawanan yang lebih potensial dibanding Pilpres.

Sebab Pilkada Balikpapan berada dalam satu kota yang sama. “Jadi kan berbeda dengan Pilpres yang pemilihnya nasional,” ujarnya, Selasa, 3/Des/2019.

Potensi kerawanan, sambung Syahrul, bisa terjadi pada loyalis atau militan pendukung tertentu. Tingkat militansinya berbeda dengan Pileg atau Pilpres.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close