Kaltim

Kasus Mahasiswa Samarinda Demo Dilanjut

Reporter: Yoyo I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Perkembangan kasus dua mahasiswa berinisial FR dan WJ yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Samarinda terus berlanjut. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena sesuai penjelasan kepolisian, terbukti membawa senjata tajam dan melempar batu.

Mereka diamankan setelah melakukan unjuk rasa dengan tuntutan membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis 5 November 2020 lalu. Keesokan harinya, Polresta Samarinda segera menyerahkan berkas perkara FR dan WJ yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Samarinda.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah menjelaskan, berkas perkara itu tengah diproses pihak jaksa. Permohonan surat penangguhan penahanan yang disampaikan beberapa anggota DPRD Kaltim telah disampaikan ke Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman.

Namun, “Kalau jaksa menilai berkas tidak ada masalah, untuk apa lagi upaya penangguhan penahanan dilakukan? Ini sudah dilimpahkan, maka akan lebih mempercepat pemberkasan demi kepastian hukum para tersangka,” ujar Kompol Yuliansyah, Rabu 18 November 2020.

Menanggapi hal ini delegasi LBH Samarinda, Fathul Huda masih enggan memberi komentarnya tekait pra-peradilan. “Saya masih belum bisa tanggapi soal pra-peradilan. Kita lihat ya beberapa hari ke depan. Kalau ada perkembangan, nanti diinformasikan,” katanya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button