Politik

Kampanye Terbuka Dibolehkan dengan Syarat Tertentu

Penentuan zonasi ditetapkan Tim Gugus Tugas di daerah masing-masing.

Report: Ryan I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan pelaksanaan tahapan kampanye akbar dalam Pilkada Desember 2020. Kampanye terbuka dibolehkan dengan syarat harus mengacu ketentuan zonasi dan rekomendasi Gugus Tugas Covid-19 di daerah masing-masing.

Hal itu diutarakan Ketua KPU Arief Budiman saat diskusi daring Rumah Pemilu, Jumat 10 Juli 2020.  “Zonasi saat kampanye terbuka harus sesuai rekomendasi dari Gugus Tugas,” jelasnya. Zonasi yang dimaksud apakah zona merah, kuning, atau hijau.

“Jadi Gugus Tugas yang berkompetensi menentukan dan memberi izin. Kalau zona merah otomatis tidak boleh,” tegasnya. Ia mengatakan pihaknya tidak punya otoritas menentukan hal tersebut. Alasannya, dalam PKPU No 5 tahun 2020 telah dirumuskan proses kampanye harus mendapat persetujuan pihak yang berwenang.

“Dalam hal ini Gugus Tugas,” jelasnya. Kendati demikian, KPU tetap menerapkan protokol Covid-19 di seluruh kategori zonasi. Seperti jaga jarak, pembatasan kapasitas, dan protokol lain.

Selain syarat zonasi, menurutnya, jika saat tahapan pemungutan suara ada pemilih yang terinfeksi maka pemungutan suara langsung dilakukan di tempat mereka dirawat.

“Bagi mereka yang positif dan berada di RS, maka penyelenggara akan mendatangi dengan persyaratan yang komplit, baju hazmat, lengkap. Jadi, penerapan yang kita lakukan maksimal bagi penyelenggara yang melayani itu,” tuturnya. Sesuai PKPU No 5 tahun 2020, kampanye akbar dijadwalkan berlangsung tanggal 26 September-5 Desember 2020. Untuk pemungutan suara dijadwalkan 9 Desember 2020.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button