Kaltim

Kaltim Targetkan PAD Rp 5,39 Triliun

Report: Yoyo I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Pemerintah Provinsi Kaltim mematok target pendapatan asli daerah sebesar Rp 5,39 triliun. Target PAD itu termaktub dalam APBD Kaltim tahun 2021.

Jika dibanding tahun lalu, target ini naik sekitar Rp 1,07 triliun. Dalam APBD 2020, PAD yang ditargetkan sebesar Rp 4,31 triliun.

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengatakan, PAD untuk tahun depan terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah. Demikian keterangan yang dirilis Instagram resmi Pemprov Kaltim.

“Untuk penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp 4,26 triliun,” ujar Wagub Hadi. Target itu mengalami peningkatan sebesar Rp 867,21 miliar atau 25,56 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 3,39 triliun.

Adapun Pajak Kendaraan Bermotor, sambung Hadi, targetnya Rp 1 triliun atau naik Rp 170 miliar. Jika dibanding sebelumnya yang berjumlah Rp 830 miliar, maka target tahun depan naik 20,48 persen.

Untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ditarget sebesar Rp 850 miliar. Ini mengalami kenaikan Rp 200 miliar atau 30,77 persen dari sebelumnya Rp 650 miliar.

Sedangkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, targetnya Rp 2,20 triliun. Target ini naik Rp 450 miliar atau 25,71 persen dari sebelumnya Rp 1,75 triliun.

“Pajak Air Permukaan ditarget Rp 10 miliar. Target ini naik sebesar Rp 4,50 miliar atau 81,82 persen dari sebelumnya sebesar Rp 5,50 miliar,” papar Wagub Hadi.

Hadi juga menjelaskan, untuk pajak Rokok penerimaan 2021 ditargetkan Rp 200 miliar. Artinya mengalami kenaikan sebesar Rp 42,71 miliar atau 27,15 persen dari APBD 2020 sebesar 157,29 miliar. Angka ini diproyeksikan sesuai rencana kenaikan penerimaan cukai rokok secara nasional.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button