KaltimPariwisata

Kaltim Perjuangkan 22 Desa

Report: Ryan I Editor: Basir

TIMUR MEDIA – Dari ratusan desa di Kaltim, Pemerintah Provinsi memperjuangkan 22 desa di antaranya bisa dilirik pusat.

Untuk itu, Pemprov Kaltim tengah mengusulkan 22 desa wisata agar masuk Program Pengembangan Desa Wisata Rencana Aksi yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf 2021–2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim, HM Syirajudin, membeber selama ini belum ada satu pun desa di Kaltim yang masuk dalam program terkait.

“Kali ini kita berharap Kaltim bisa masuk. Dari 244 desa, target minimal ada satu dua desa, karena Kalimantan belum ada yang masuk,” jelasnya, dilansir laman Pemerintah Provinsi Kaltim.

Syirajudin menjelaskan, dari 22 desa wisata Kaltim yang diusulkan terdiri beraneka ragam dan jenis potensi wisatanya. Tetapi ia tetap mengingatkan, kondisi desa di Kaltim sangat berbeda dengan di Pulau Jawa dan Bali.

Dari 22 desa usulan Kaltim, pihaknya juga belum bisa menetapkan statusnya. “Apakah indeks rintisan, berkembang, dan lainya. Semoga Kaltim bisa diperjuangkan,” jelasnya.

Secara umum tahapan yang dilakukannya diawali profiling 244 desa wisata, program pendampingan 244 desa wisata menjadi desa wisata mandiri, hingga sertifikasi desa wisata berkelanjutan.

Untuk itu pihaknya ingin mendengar kriteria penetapan desa sasaran rencana aksi dimaksud. Ia berharap, melalui anggota DPR RI Dapil Kaltim aspirasi ini bisa disampaikan ke pusat agar persyaratannya tidak terlalu detail, karena kondisi Kaltim berbeda di Jawa dan Bali.

Hal itu dikatakan HM Syirajudin saat menerima kunjungan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kaltim Hetifah Sjaifudian.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button