Kaltim

Kaltim Belum Steril dari Rabies

Report: Robby| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – PENGURUS Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, menilai sampai kini Kaltim belum bebas dari rabies.

Ketua Umum PDHI Muhammad Munawaroh, mengungkapkan hingga saat ini baru lima daerah di Indonesia yang sudah terbebas dari rabies. Yakni DKI Jakarta, Yogyakarta, Tanjung Pinang, Papua, dan Papua Barat.

Muhammad mengingatkan seseorang yang digigit anjing yang terjangkit rabies harus mendapat pertolongan medis. Karena berpotensi menyebabkan tetanus dan methicillin-resistant Staphylococcus aureus.

Karena itu, PDHI kembali menegaskan agar kasus rabies ini sudah tidak boleh ada. Kalau dibilang bebas, berarti harus sudah tidak ada lagi kasus gigitan anjing yang terjangkit rabies.

“Sampai saat ini untuk wilayah Kaltim belum sepenuhnya bebas dari ancaman penyakit menular tersebut,” ungkap Muhammad.

Pihaknya terus melakukan tindak pencegahan untuk menangjal maraknya penyebaran rabies pada hewan. Langkah yang ditempuh dengan mengurangi populasi anjing melalui sterilisasi.

“Sterilisasi harus dilakukan pada 70 persen dari total populasi anjing dan kucing,” katanya. Cara ini diharapkan bisa menekan angka penyebaran rabies dengan menurunkan angka kelahiran.

Ia menyarankan agar Kaltim harus mulai memberi perhatian khusus terkait hal ini. Apalagi setelah dipilih sebagai ibu kota baru.

Muhammad membandingkan dengan kondisi di Jakarta yang memiliki aturan khusus terkait hewan penular rabies yang diwajibkan dipasangi micro-chip terutama anjing.

“Di Jakarta sudah diberlakukan Perda itu, sehingga diketahui anjing itu pemiliknya siapa. Jadi pemilik anjing harus bertanggung jawab dengan peliharaannya,” jelasnya.

Plt Sekprov Kaltim, Sabani mengharapkan tahun depan sosialisasi untuk vaksinasi penyakit rabies hewan peliharaan dapat lebih massif dilakukan di Kaltim. Sehingga dalam kurun waktu setahun sudah bisa bebas dari rabies.

“Harapan kami sosialisasi terkait penyakit ini dapat dilakukan lebih luas lagi. Dan semoga tahun 2020 Kaltim sudah bisa bebas dari rabies,” katanya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close