Kaltim

Jembatan Mahakam IV Resmi Beroperasi

Report: Roby| Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Jembatan Mahakam IV Samarinda, mulai dibuka untuk umum. Peresmian dilakukan Gubernur Kaltim, Isran Noor, Kamis 2/Jan/2020 malam.

Jembatan yang melintasi sungai Mahakam ini dibangun sejak 2012 dengan anggaran ratusan miliar.

Spesifikasi jembatan ini punya panjang bentang 220 meter, lebar 16,9 meter dan tinggi 22 meter dari permukaan sungai.

Letaknya bersebelahan dengan Jembatan Mahakam I, yang kini usianya sudah lebih dari 30 tahun.

Jembatan Mahakam IV yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang ini dibangun untuk mengatasi permasalahan overcapacity kendaraan di Jembatan Mahakam I.

Jembatan ini diyakini sanggup bertahan hingga 100 tahun. Bahkan Jembatan Mahakam IV diklaim lebih kokoh dan elegan dibanding Jembatan Mahakam I.

Jembatan Mahakam IV dibangun dengan anggaran sekitar Rp 640 miliar melalui dana APBD Kaltim. Sedangkan Jembatan Mahakam I yang dibangun tahun 1982 menelan biaya sekitar Rp 7 miliar.

Sebelum peresmian, Gubernur Isran beserta rombongan pejabat Kaltim menyempatkan diri untuk shalat Isya berjamaah dan doa bersama.

Selanjutnya dilakukan open traffic & launching lampu tematik di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sei Kunjang, Samarinda.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrohim, saya buka ujicoba jembatan dan launching lampu tematik,” ujar Isran, yang secara simbolis meresmikan pembukaan ujicoba jembatan.

Lampu tematik yang beraneka warna itu terkoneksi ke smartphone. Lampunya bisa langsung diakses menggunakan gawai yang dikendalikan Gubernur.

Gubernur Isran pun menyalakan lampu tematik ponsel pintarnya. Sekejap, lampu tematik Jembatan Mahakam Mahakam IV menyala, penuh warna.

“Canggih lampu tematiknya, bisa dioperasikan lewat handphone,” kelakar Gubernur. Lampu tematik itu bisa dioperasikan jarak jauh.

Ratusan lampu tematik berbiaya belasan miliar ini akan menyala dari pukul 19.00 hingga 24.00 Wita.

Gubernur memberi apresiasi atas pembangunan jembatan baru yang dinilai sesuai dengan harapan.

“Bagus. Puas saya dengan yang sekarang. Sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya. Meski Jembatan Mahakam IV ini telah diresmikan, Jembatan Mahakam I di sebelahnya tetap dioperasikan.

Untuk memudahkan pengoperasian akan dilakukan rekayasa lalulintas. Teknisnya, pengendara dari arah Samarinda Kota menuju Samarinda Seberang melalui Jembatan Mahakam IV.

“Sedangkan dari Samarinda Seberang Ke Samarinda Kota lewat Jembatan Mahakam I,” jelasnya.

admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru Jembatan Mahakam IV mulai difungsikan. (Ali)

Rekayasa lalu lintas Jembatan Mahakam IV diberlakukan mulai Jumat (3/1) pukul 06.00 Wita.

Jembatan ini tak langsung digunakan dua lajur. Jembatan Mahakam IV Samarinda yang dikenal sebagai jembatan kembar ini hanya dapat dilewati satu lajur.

Yakni dari arah Jalan Slamet Riady Samarinda Kota menuju Jalan Cipto Mangunkusumo Samarinda Seberang.

“Jembatan Mahakam IV diberlakukan satu arah menuju Samarinda Seberang. Sedangkan untuk arah ke Samarinda Kota melewati Jembatan Mahakam 1,” ujar Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Ia pun memastikan bentang bawah jembatan atau jalur navigasi jauh lebih lebar. Jalur navigasi Jembatan Mahakam IV sepanjang 150 meter, sedangkan Jembatan Mahakam I hanya 90 meter.

“Jadi jauh lebih aman dari tabrakan ponton pengangkut batubara yang hilir mudik di bawah jembatan,” tuturnya.

Khusus di Jembatan Mahakam IV, antara jalur mobil dan kendaraan roda dua juga dipisahkan.

Skema rakayasa lalulintas ini diharapkan membuat perlintasan di Jembatan Mahakam I dan Jembatan Mahakam IV bebas kemacetan.

Untuk tahap awal ujicoba, fungsional secara teknis kendaraan yang diperbolehkan melintas sebatas kendaraan penumpang termasuk bus dan motor.

Adapun untuk kendaraan jenis truk belum diperkenankan melintasi Jembatan Mahakam IV hingga keluarnya surat kelaikan dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan.

Warga Samarinda pun menyambut gembira dengan peresmian jembatan ini. “Alhamdulillah kami orang Samarinda Seberang yang nantinya paling merasakan manfaat jembatan ini,” ujar M. Iqbal.

Tags
Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close