Politik

Januari, Siregar Resmi Pensiun Dini

2019

TimurMedia.com:

Bakal calon independen Walikota Balikpapan, Letkol Ustaz Sholehuddin Siregar. (TM)

Editor: Agung

TIMUR MEDIA – Bakal calon independen Walikota Balikpapan, Letkol Siregar Sholehuddin, resmi mengundurkan diri dari militer.

Langkah itu ditempuh sebagai salah satu keseriusannya maju di Pilkada Balikpapan, tahun depan.

“Saya pastikan, Januari 2020 resmi pensiun dini,” tegas Siregar. Ia menyampaikan hal itu untuk menegaskan langkahnya sebagai bakal calon kepada daerah.

Sekaligus menampik opini miring yang meragukan niatnya mundur dari militer. Langkah politik yang ditempuh, jelasnya, lantaran didorong restu sejumlah kiai.

Karena itu ia rela untuk mengajukan diri pensiun dini. Siregar mengklaim ingin membawa Balikpapan lebih baik dari sebelumnya.

Bukan karena Balikpapan saat ini kurang baik. “Tapi saya punya misi visi membawa Balikpapan lebih baik lagi. Lebih nyaman, aman, religius, dan humanis.”

Menurutnya Balikpapan membutuhkan kepemimpinan yang tegas dan lugas. Hal itu dinilainya menjadi kesempatan untuk maju di Pilkada.

Dengan latar militer dan dai, Siregar yakin Balikpapan bisa disulap menjadi lebih nyaman. Salah satu program yang dibawanya, membangun SDM sejak dini.

Terutama membekali anak-anak dengan wawasan keagamaan, pengetahuan dan akhlak.

“Kita suburkan pengajian anak-anak. Guru-guru ngaji, disejahterakan. Masjid-masjid dimakmurkan.”

Selain itu, ia akan memajukan sektor jasa dan wisata Balikpapan. “Sangat banyak potensi wisata di kota ini yang bisa digali,” ujarnya.

Siregar mengaku telah memiliki program-program yang berbeda dari yang lain. Namun ia belum mau membebernya.

“Intinya, pembangunan SDM, pemerataan kesejahteraan dan kemajuan kota kita prioritaskan.”

Terkait syarat calon independen yang rumit, Siregar mengungkapkan jalur mandiri bukan hanya dipersulit.

“Tapi sangat dipersulit. Tidak apa-apa, saya tetap akan maju,” ujarnya. Saat ini Siregar telah mengumpulkan 65% dukungan dari total 39 ribu yang disyaratkan Peraturan KPU terbaru.

Dalam time line yang dibuatnya, pada Februari 2020 ia menargetkan semua dukungan terpenuhi.

“Tim saya nanti juga akan melakukan verifikasi faktual internal sebelum diserahkan ke KPU,” jelasnya. 

Hal ini sekaligus untuk memudahkan kinerja KPU, dalam melakukan verifikasi dukungan pada calon independen.

“Jadi, kita membantu KPU juga,” katanya. Ia pun tidak khawatir bila nantinya maju akan melawan kekuatan oligarki politik.

Menurutnya pemilih warga Balikpapan tidak melihat kandidat dari partai mana.

“Tapi sosok siapa dan visi misi apa yang dibawanya. Warga Balikpapan itu pemilih cerdas,” katanya.

Menyoal isu yang menyeruak di lapangan yang mengaitkan Siregar bakal digandeng petahana Rahmad Mas’ud, ia menanggapinya dengan santai.

“Namanya isu kan tidak bisa kita bendung. Biarkan saja. Pak Rahmad itu teman saya. Tapi saya tetap akan maju independen,” tegasnya.

Most Popular

To Top