Pangan

Indonesia Butuh Ketahanan Pangan

Ketum Kadin, Rosan Perkasa. (Ant)

JAKARTA, TIMURMEDIA.COM – PENGUSAHA yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri, menggelar Rapat Koordinasi Nasional dengan perwakilan pemerintah. Fokus pembahasan terkait ketahanan pangan.

Perwakilan pemerintah dihadiri Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro serta Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud.

Pihak Kadin dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O. Widjaja, dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan P. Adoe.

Rosan mengingatkan, ketahanan pangan menjadi hal yang harus diupayakan. Sebab, Indonesia memiliki penduduk yang sangat banyak.

“Ketahanan pangan mutlak kita perlukan apalagi pertumbuhan masyarakat yang hampir 270 juta, perlu pemikiran dari kita semua,” tuturnya, baru-baru ini.

Indonesia, menurut Rosan, memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, perlu didukung teknologi dan inovasi untuk memastikan terjaganya ketahanan pangan.

“Kita harus adaptasi secara cepat teknologi inovasi sehingga ketahanan pangan terjaga dengan baik,” kata Rosan.

Dia mengingingatkan, “Kita hanya 180 juta hektare lahan tanah kita. Australia lebih 450 juta hektare. Itu perbandingan yang sangat berbeda.”

Rakornas mengangkat tajuk “Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan Industri Pangan”.

Rapat akan merumuskan rekomendasi kepada pemerintah seputar upaya peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian juga industri pangan, serta mengkoordinasikan program kerja dunia usaha dan pemerintah ke depan.

Sumber: Detik
Editor: Nia

Most Popular

To Top