BalikpapanDPRD Balikpapan

Ikut Pengajian, Amin Dituduh Pindah Partai

Report: Taufik I Editor: Agung

TIMUR MEDIA – Dua kader senior PKS, yang juga anggota Parlemen Balikpapan, Amin Hidayat dan Syukri Wahid dipecat dari partainya. Keduanya dituding pindah ke partai lain.

Amin Hidayat yang juga kader senior PKS, menolak hasil persidangan itu. Ia bahkan berencana membawa kasus ini ke meja hijau karena bukti soal kepindahan partainya hanya berdasar asumsi. Amin menganggap hal itu sebagai tuduhan palsu yang tidak bisa dibuktikan secara de jure dan de facto.

“Seharusnya kan dibuktikan dengan bukti kartu anggota partai. Tapi ini hanya berdasar foto.  Salah satu bukti yang disodorkan ke saya waktu sidang tersebut, salah satu foto kegiatan majlis ta’lim di rumah pak Wagub di Samarinda,” ujarnya, dalam jumpa pers, Selasa 23 November 2021.

Ia melanjutkan, “Bukti kedua, ada foto saya dengan Fahri Hamzah tahun 2018. Jadi, masih jauh sebelum ada Partai Gelora segala macam. Jadi sebenarnya hal-hal itu kelihatan banget dibuat-buatnya. Bukti itu sama sekali tidak ada relevansinya dengan pindah partai. Hanya dengan kegiatan pengajian atau taklim, mereka berasumsi saya ikut partai lain,” ujar Amin.

Tak hanya itu. Ia juga mempersoalkan bukti lain terkait kegiatan yang mendatangkan Walikota tanpa seizin partai. “Foto saya bersama Pak Rahmad Mas’ud itu diambil oleh oknum dari medsos pada tahun 2016. Saya mengadakan kegiatan tanpa ada izin dari partai. Itu sangat fatal sekali. Saat itu pak Rahmad belum menjadi Wali Kota,” terangnya.

Ia mengaku telah mengajukan keberatan terhadap hasil sidang yang dinilainya penuh dengan tudingan dan asumsi. Ke depan, pihaknya berencana membawa kasus ini ke meja hijau. “Hati-hati kalau dibawa ke pengadilan. Rencana kita akan gugat ke pengadilan karena bukti palsu itu mengakibatkan saya di PAW,” tutur Amin.

Hasil putusan sidang MPDP Balikpapan No 02/PTS/OE/KPD-DED/KI.BPP/PKS/XI/2021 tgl 14 November 2021,  dengan amar putusan mengadili , memutuskan tiga hal. Memberhentikan sebagai anggota PKS sebagaimana diatur dalam AD/ART PKS. Mencabut keanggotaan partai. Ketiga, meminta kepada struktur organisasi PKS memproses pergantian antar waktu atau PAW dari anggota DPRD Balikpapan.

Sampai berita ini ditulis, Sekretaris Sidang MPDP Balikpapan Moh. Hanif, beberapa kali selulernya dihuhungi, tapi tidak ada respon.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button