Penajam Paser Utara

Hewan Kurban Lewati Protokol Kesehatan Ternak

Report: Maya I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha 1441 H di Penajam Paser Utara, perlu melewati protokol kesehatan ternak. Hal itu disampaikan Kabid Peternakan Dinas Pertanian PPU, Arief Murdianto, Jumat 10 Juli 2020.

Pihaknya mengaku telah bergerak untuk melakukan pemantauan, mengecek stok hewan kurban dan mengawasi proses protokol kesehatan ternak.

“Yang penting saat ini protokol kesehatan harus ditaati. Hal itu wajib karena mengacu arahan Menteri Kesehatan dan gugus tugas Covid-19,” papar Arif. Selain itu, pihaknya telah mengintruksikan agar mengikuti panduan pemotongan hewan saat masa pandemi.

Ia berharap imbauan ini bisa dilakukan di lapangan. Prinsipnya sanitasi, lalu kata Arif, “Menjaga jarak, pakai masker. Jika perlu pakai APD sesuai kaidah protokol kesehatan.” Ia juga mengingatkan agar dalam proses transaksi pembelian hewan kurban bisa berjalan aman.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan proses pemotongan. “Kalau bisa pemotongan dilakukan dengan cara tertutup. Misalnya di rumah potong hewan,” kata Arif. Alasannya, agar tidak terjadi kerumunan yang menyebabkan potensi penyebaran. Imbauan ini telah disampaikan ke kecamatan dan kelurahan di PPU.

Soal kebutuhan hewan kurban, ia meyakini stoknya cukup. Arif mengacu pada data tahun sebelumnya, yang menyebut ada sekitar 745 ekor sapi dan 182 ekor kambing. Jumlah ini hasil dari pantauan di 333 titik pemotongan dan pemeriksaan di 34 titik.

“Prediksi tahun ini, tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Meski kita juga khawatir turun, tapi semoga tidak,” katanya. Saat ini, tambahnya, jumlah stok sapi mencapai 426 ekor. Untuk stok kambing mencapai 117 ekor dari 32 titik yang baru dipantau se-Kabupaten PPU.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button