Nasional

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan Jokowi

Pembubaran Gugus Tugas Covid-19 seiring dengan dibubarkannya 18 lembaga.

Reporter: Ryan I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Jokowi resmi membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Pembubaran ini termaktub dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pembubaran berlaku mulai Senin 20 Juli 2020, melalui Perpres No. 82 tahun 2020 diundangkan atau diteken Jokowi. Di Pasal 20 Perpres itu, menjelaskan mencabut Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dalam Keppres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Keppres ini jadi dasar hukum keberadaan gugus tugas nasional yang selama ini dipimpin Doni Monardo. “Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 daerah dibubarkan,” demikian salinan Perpres.

Untuk pelaksanaan tugas dan fungsi gugus tugas nasional dan daerah selanjutnya dilaksanakan Komite Kebijakan atau Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang dipimpin Erick Thohir.

“Pelaksanaan tugas dan fungsi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), selanjutnya dilaksanakan oleh Komite Kebijakan dan/atau Satuan Tugas Penanganan Covid-19/Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sebagaimana diatur dalam peraturan presiden ini,” bunyi Pasal 20 ayat 2 huruf c Perpres tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir dipilih Jokowi untuk memimpin tim tersebut. Ia akan melakukan koordinasi antara satuan tugas penanganan virus covid-19 yang diketuai Doni dan satuan tugas baru terkait pemulihan ekonomi nasional yang dipimpin Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin.

Selain Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jokowi juga membubarkan 18 lembaga. Pembubaran diatur dalam aturan sama, yakni Perpres No. 82 tahun 2020.

Jokowi membentuk Komite Penanganan Korona dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Saat komite ini dibentuk atau tanggal Perpres itu diundangkan, maka 18 lembaga resmi dibubarkan.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan akan menyiapkan beberapa program setelah dirinya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Satgas Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19. Ia akan menyiapkan program kerja dalam waktu satu minggu kedepan.

Program kerja ini nantinya diserahkan kepada Ketua Tim Satgas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Erick mengakui hal itu merupakan tugas yang berat dikarenakan tim kesehatan dan juga tim ekonomi yang harus berjalan beriringan. Ia akan bersinergi dengan seluruh kementerian.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button