Politik

Gubernur Perebutkan Kursi Golkar Kaltim

Report: Robby| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Golkar Kaltim telah resmi menutup masa pendaftaran bakal calon Ketua partai Beringin Benua Etam, yang akan dipilih dalam Musda mendatang.

Musda Golkar Kaltim sedianya digelar pada 2-4 Maret. Namun, pelaksanaan diundur ke tanggal 4-5 Maret 2020. Dalam masa penjaringan ada enam tokoh yang ikut mencalonkan dirinya dalam pemilihan nanti.

Salah satunya, Gubernur Kaltim Isran Noor. Ia diwakili timnya mengambil berkas formulir pendaftaran bakal calon ketua di panitia Musyawarah Daerah Golkar Kaltim, Sabtu 29/Feb/2020.

Informasi itu diutarakan Steering Comite Musda Golkar Kaltim, Fathurrazi. Selain Isran, ada lima orang lagi turut mengambil berkas formulir di Kantor Golkar Kaltim Jl Mulawarman.

Mereka adalah Makmur HAPK, Rita Barito, Rudi Mas’ud, Theresia Pilipus dan HM Sutamsis. 

“Bapak Isran Noor, Rudi Mas’ud dan Makmur HAPK mengambil formulir diwakili. Sedangkan Rita Hartati Barito, HM Sutamsis dan Theresia Pilipus datang sendiri,” jelasnya.

Ia mengatakan pengumuman hasil verifikasi berkas pendaftaran bakal calon Ketum Golkar Kaltim pada saat Musda di sidang paripurna ke-7.

Ikut sertanya Isran di penjaringan tersebut bisa terganjal beberapa aturan pencalonan.

Pertama, para pendaftar harus menjadi anggota Golkar terus menerus selama minimal lima tahun, dan tidak pernah menjadi pengurus partai lain.

Aturan selanjutnya, aktif sebagai pengurus selama satu periode penuh di salah satu tingkatan DPD Golkar. Kemudian pernah mengikuti pendidikan kader yang diselenggarakan partai.

Tetapi, melalui jalur diskresi masih membuka kesempatan bagi mantan Bupati Kutim ini jika ingin menduduki kursi Golkar Kaltim periode mendatang.

Dalam Pilgub 2018 lalu, Isran berpasangan dengan Hadi Mulyadi. Mereka didukung Partai Gerindra, PKS, dan Partai Amanat Nasional.

Kala itu, Golkar berkoalisi dengan Hanura dan justru mendukung rival dari Isran. Yang mengusung pasangan Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail.

Namun, sebelum pencoblosan, Nusyirwan meninggal dunia pada 27 Februari 2018. Posisi almarhum sebagai Cawagub digantikan Rizal Effendi.

Tetapi dalam Pilgub Kaltim 2018 itu, akhirnya dimenangkan pasangan Isran – Hadi Mulyadi. Kemenangan itu ditetapkan dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Kaltim 2018 yang digelar KPU Kaltim, pada 8 Juli 2018.

Pada penghitungan resmi tersebut Isran-Hadi menempati peringkat pertama dengan perolehan 417.711 suara. Mengungguli tiga pasangan lainnya.

Dalam perebutan kursi Golkar Kaltim, mampu kah Isran mengulangi kemenangannya? Waktu yang akan menjawabnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button