AdvPenajam Paser Utara

Grace Ditunjuk Jadi Plt Kadiskes PPU

Report: Teguh I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Setelah jabatan kepala Dinas Kesehatan PPU sempat kosong, akhirnya pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menunjuk dr. Jense Grace Makisurat, sebagai Plt Kadiskes.

Kekosongan jabatan itu lantaran mantan Kadiskes Arnold Wayong, telah memasuki masa purna tugas per 1 November 2020 lalu. Pemerintah PPU pun bergerak cepat agar segera mengisi posisi krusial itu.

“Sebelum tugas bapak Arnold berakhir, Plt Kadiskes kita usulkan ke pembina kepegawaian tertinggi, pak bupati. Kita usulkan nama dr. Grace Makisurat,” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Khairudin, Selasa 10 November 2020.

Selama ini Grace juga kerap mendampingi Arnold di masa pandemi. Grace sendiri adalah Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Nipah-Nipah. Pemerintah PPU mengajukan nama Grace dan telah disetujui untuk sementara memimpin kekosongan di Dinas Kesehatan.

“Sekaligus mengurusi masalah pandemi,” jelasnya.

Khairuddin menjelaskan, meski telah menunjuk jabatan sementara bagi Grace, pihaknya telah langsung membuka open bidding atau lelang jabatan untuk posisi tersebut.

Lelang jabatan, menurutnya, telah diumumkan per 26 Oktober lalu. Tak hanya untuk posisi Dinas Kesehatan, tapi juga beriringan lelang untuk posisi di Dinas Pertanian dan Staf Ahli Bidang Ekonomi.  “Sudah ada tiga  yang melamar untuk Diskes, termasuk dr Grace juga,” jelas Khairuddin.

Ia menereangkan mekanismenya serupa dengan lelang jabatan biasanya. Namun, lantaran pandemi maka prosesnya dipercepat. Untuk pelaksanaannya mengacu pada Permenpan nomor 52 tahun 2020.

“Permenpan ini menjelaskan pembukaan pengumuman pendaftaran lebih singkat sekitar lima hari. Kalau normalnya bisa sampai dua minggu. Karena sudah terpenuhi kouta, kita cepatkan saja,” jelas Khairuddin.

Ia menekankan meski prosesnya cepat, tapi tidak mengabaikan esensi pemilihan pejabat. Sebab seluruh proses juga perlu dijalani dengan tanpa tatap muka, termasuk assessment daring.

“Kalau bisa akhir tahun posisi itu sudah terisi,” terangnya.

Sesuai jadwal, saat ini sudah masuk proses wawancara dengan tim panitia pelaksana. Proses ini  berlangsung sampai 12 November. Nantinya dilanjut dengan assessment. Akumulasi nilai dari tim pansel dan BKPSDM tanggal 18-19 November.

“Sekitar 20 November rekomendasi sudah dikirimkan ke KASN. Insya Allah tanggal 25 sudah pelantikan,” ujarnya. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button