Kaltim

Ekspor Kaltim Naik

Report: Yoyo I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat nilai ekspor menembus $1,39 miliar dolar AS, pada Desember 2020. Jumlah ini naik sebesar 14,63 persen dibandingekspor November 2020.

Kepala BPS Kaltim, Anggoro, memaparkan kenaikan dipicu nilai ekspor barang non migas, khususnya komoditas hasil tambang dan hasil industri. Ia menjelaskan hal itu pada Senin 1 Februari 2021.

Ekspor barang non migas di Kaltim pada pertengahan Desember 2020 mencapai $1,30 miliar dolar AS. Naik sebesar 15,85 persen dibanding November 2020.

“Komoditinya ialah hasil tambang, industri dan pertanian,” jelasnya. Negara tujuan utama ekspor, Tiongkok sebesar $490,30 juta, India sebesar $240,63 juta dan Malaysia sebesar $143,16 juta. Kontribusi ketiga negara itu mencapai 67,02 persen terhadap total ekspor non migas pada Desember 2020.

Menurut Anggoro, kenaikan ekspor non migas diakibatkan meningkatnya nilai ekspor menuju negara tujuan. Tertinggi ke Tiongkok sebesar 53,58 persen. Dari $319,25 persen menjadi $490,30 juta.

Sedangkan hasil migas dengan medio sama mencapai $83,81 juta atau turun 1,50 persen dibanding November 2020. Komoditinya minyak jelantah, hasil minyak dan gas.

“Hal ini diakibatkan turunnya permintaan ekspor migas oleh Tiongkok sebesar 3,12 persen. Dari $16,97 juta menjadi $16,44 juta,” ujarnya.

Ia menilai hilangnya nilai ekspor migas sebesar $11,83 juta menjadi $16,44 juta ke Taiwan pada Desember 2020 turut menjadi faktor penyebab turunnya nilai ekspor migas di Kaltim.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button