Kaltim

Dua Pelabuhan Baru Akan Dibangun

Report: Robby| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Untuk mendukung konektivitas ibu kota baru, sejumlah infrastruktur terus disiapkan. Salah satunya rencana pembangunan dua pelabuhan baru di Kaltim.

Yaitu, Pelabuhan Kuala Samboja di kawasan ibu kota baru dan Pelabuhan Marangkayu di kawasan penyangga. Persisnya antara Kota Samarinda dan Kota Bontang.

Saat ini ada tujuh pelabuhan komersial yang ditangani Pelindo IV di wilayah Kaltim dan Kaltara. Yakni Pelabuhan Semayang dan Kaltim Kariangau Terminal di Balikpapan, Pelabuhan Samarinda dan Terminal Peti Kemas Palaran di Samarinda.

Sedangkan di Kaltara, yaitu Pelabuhan Tarakan, Pelabuhan Nunukan dan Pelabuhan Tanjung Redeb. Selain itu, ada unit pelayanan Kepelabuhanan Bontang dan Lok Tuan di Bontang serta UPK Sangatta di Kutim.

General Manager Pelindo IV Cabang Balikpapan Iwan Sjarifuddin, menjelaskan rencana pembangunan Pelabuhan Kuala Samboja, berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kukar.

Pelabuhan ini nantinya memiliki dermaga peti kemas dengan luas 500×35 meter persegi dan dermaga serbaguna seluas 500×20 meter persegi.

“Nantinya ada pula lapangan penumpukan di Pelabuhan Kuala Samboja yang luasnya sekitar 50 hektare. Plus area industri mencapai 150 hektare,” ujarnya.

Menurut Iwan usulan pembangunan pelabuhan baru ini telah disampaikan Pelindo VI ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan.

“Sudah kita sampaikan juga ke Gubernur Kaltim Isran Noor, agar bisa disesuaikan dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kaltim,” jelasnya.

Menurutnya, jika pembangunan Pelabuhan Kuala Samboja ini direalisasikan maka akan menjadi pelabuhan pertama di Kaltim yang terintegrasi langsung dengan kawasan industri.

“Selama ini pelabuhan di Kaltim letaknya sangat jauh dengan kawasan industri,” ungkapnya. Selain itu, lanjutnya, letak Pelabuhan Kuala Samboja juga diklaim sangat strategis. Sebab ada di antara Kabupaten PPU dan Kabupaten Kukar sebagai kawasan ibu kota baru.

“Jadi, pelabuhan dan kawasan industri dalam satu lokasi,” jelasnya.

Ia menerangkan selain Pelabuhan Kuala Samboja, satu pelabuhan baru lainnya yang diusulkan segera dibangun yaitu Pelabuhan Marangkayu.

Pelabuhan tersebut diproyeksikan memiliki dermaga peti kemas seluas 600×30 meter persegi dan dermaga serbaguna seluas 200×30 meter persegi. Sedangkan lapangan penumpukan memiliki luasan 50 hektare.

“Selanjutnya trestle atau bagian dari dermaga yang berfungsi sebagai jalan akses menuju jetty berjumlah tiga buah. Dengan luas masing-masing 800×12 meter persegi,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Iwan, jetty atau bagian dermaga berfungsi sebagai tempat bersandarnya kapal seluas 250 meter persegi. Pihaknya meyakini pelabuhan baru ini mampu menjadi solusi untuk ekspor batu bara ke luar negeri.

Alasannya, selama ini selalu ada selisih jumlah antara batu bara yang dikirim dengan batu bara yang diekspor. Karena diangkut menggunakan metode ship to ship dan kapal kecil yang mengangkut batu bara melalui Dermaga Perkasa di Balikpapan. Sedangkan kapal besar untuk mengekspor batu bara berada di luar perairan Teluk Balikpapan.

“Itu yang membuat penghitungan batu bara yang dikirim dengan yang diekspor tidak sama,” ungkapnya. Pihaknya telah menyampaikan hal tersebut pada gubernur.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close