AdvDPRD PPU

DPRD PPU : Pembahasan KUA-PPAS APBD 2021 Segera Selesai

Reporter : Teguh | Editor : Faisal

Timur Media, Penajam – Pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Jon Kenedi akan tuntas atau selesai dalam pekan ini.

“Dalam KUA-PPAS pendapatan pada APBD 2021 diproyeksikan lebih kurang Rp1,37 triliun,” ungkap Jon Kenedy, Jumat.

Namun perkiraan angka pendapatan APBD 2021 tersebut lanjut Jon Kenedi, belum termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bankeu (bantuan keuangan) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Jon Kenedy pun mengatakan, jika ia optimis nilai pendapatan pada tahun anggaran 2021 itu sama dengan yang diestimasikan, atau bahkan bisa lebih besar dari pendapatan APBD 2020 yang mencapai lebih kurang Rp1,6 triliun.

Karena Sampai saat ini Jon Kenedi melanjutkan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) menyangkut dana bagi hasil untuk daerah belum diterbitkan.

“Kami berharap angkanya tetap atau lebih besar, karena angka pendapatan dalam KUA-PPAS itu masih perkiraan sebelum ada PMK, jadi masih bisa berubah naik atau turun angkanya.,” tegasnya.

Dokumen KUA-PPAS APBD 2021 tersebut ditargetkan ditandatangani pimpinan DPRD dan kepala daerah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam nota kesepakatan dalam pekan ini.

Rancangan pendapatan APBD 2021 Rp1,37 triliun (belum termasuk DAK dan Bankeu Pemprov Kaltim) tersebut kata Jon Kenedi, belum angka ril masih bisa berubah.

Sehingga diharapkan dengan terbitnya PMK menyangkut dana bagi hasil untuk daerah lanjut ia, pendapatan ABPD 2021 bisa lebih besar atau sama dengan APBD murni 2020.

“Tim Banggar DPRD masih bahas KUA-PPAS APBD 2021, targetnya pekan ini diparipurnakan dan ditandatangani kesepakatannya antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten,” pungkasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button