Politik

DPR Tolak Pembatasan Usia untuk Nyaleg

Report: Ryan I Editor: Maya

TIMUR MEDIA – Masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden dibatasi UUD 1945 maksimal 2 periode. Begitu pula masa jabatan kepala daerah. Namun, jabatan anggota DPR tidak memiliki batasan.

Melihat kondisi ini, ada pihak yang mengusulkan agar masa jabatan DPR dibatasi. Termasuk membatasi umur maksimal yang boleh menjadi anggota Dewan.

Terkait usulan itu, fraksi-fraksi di DPR langsung menolak. Mereka beralasan, banyak anggota DPR yang masuk kategori lansia tetap produktif bahkan mengalahkan anggota DPR milenial.

Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa menguraikan, wacana pembatasan usia anggota DPR belum dibahas di Komisi II DPR. Dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, juga tidak ada pembatasan.

“Yang ada hanya mengatur syarat-syarat pencalonan anggota legislatif yang dibatasi hanya usia minimum yakni 21 tahun,” jelasnya, Kamis 9 Desember 2021.

Ia melanjutkan, “Legislatif kan jabatan yang dipilih, bukan jabatan yang diangkat. Misalnya secara posisi dibanding jabatan-jabatan yang lain seperti hakim konstitusi, di birokrasi dan sebagainya, mereka itu kan semua jabatan yang diangkat tentu ada batas usia pensiun,” lanjutnya

Soal produktif atau tidak, ia mengklaim banyak anggota DPR berusia 80-an ke atas lebih rajin rapat ketimbang yang muda.

“Kita lihat anggota tertua kita kemarin 80-an. Kalau kita lihat, di DPR malah yang rajin-rajin itu, usia yang tua-tua, malah yang muda-muda kalah,” ujarnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button