Mozaik

Doa Ziarah Kubur

Report: Ryan I Redaktur: Basir

TIMUR MEDIA – Ziarah kubur menjadi satu tradisi yang sangat mulia, yang sering dilakukan masyarakat. Rasulullah pun menganjurkan agar umatnya kerap melakukan ziarah kubur.

Ziarah kubur memiliki hikmah yang bisa direnungi setiap manusia. Berziarah ke makan orang yang telah meninggal, bisa mengingatkan kita bahwa semua manusia tidak ada yang kekal, kecuali Sang Maha. Semua orang pada ujungnya akan kembali pada pencipta Nya.

Dan manusia, sejatinya, sangat rapuh dan tidak berdaya.

Penting bagi setiap orang berziarah kubur untuk mendapat kebaikan. Saat melakukan ziarah kubur bagi keluarga, guru, kerabat, atau orang yang sudah meninggal, ada doa khusus yang bisa dibaca.

Terkait

Dengan doa ini, Anda bisa memohonkan ampun kepada Allah untuk orang yang telah meninggal.

Membaca doa ziarah kubur juga dapat mengalirkan pahala bagi orang yang sudah meninggal. Ini menjadi salah satu adab ziarah yang perlu dilakukan. Sebab ziarah kubur tidak hanya berkunjung dan melihat-lihat, melainkan datang dengan tujuan mendoakan dan memberi manfaat bagi orang meninggal.

Dilansir NU Online, berikut rangkuman sejumlah doa ziarah kubur.

Doa yang dianjurkan Rasulullah saat berziarah:

Assalamu‘alaikum dara qaumin mu’minin wa atakum ma tu‘adun ghadan mu’ajjalun, wa innâ insya Allahu bikum lahiqun.

Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian.

Doa lainnya:

Bismillahirrahmanirrahim. Salamullahi ya sadah minar-Rahmani yaghsyakum. Ibadallâhi ji’nakum qashadnakum thalabnakum. Tu’inuna tughitsuna bihimmatikum wa jadwakum. Fa ahbuna wa a’thuna ‘athayakum hadayakum. Fala khayyabtumu dzanni fahasyakum wahasyakum. Sa’idna idz ataynakum wa fuzna hina zurnakum. Faqumu wasyfa’u fina ilar-rahmani mawlakum. ‘Asa nuhdza ‘asa nu’tha mazaya min mazayakum. ‘Asa nadzrah ‘asa rahmah taghsyana wa taghsyakum. Salamullahi hayyakum wa ‘ainullahi tar’akum. Wa shallallahu mawlana wasallam ma atainakum. ‘Alâl mukhtari syafi’ina wa munqidzina wa iyyakum

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Wahai Tuanku, semoga salam Allah tetap tercurah padamu. Wahai hamba-hamba Allah, kami datang kepadamu. Kami bermaksud (bersentuhan dengan rohanimu) dan kami berharap (berkahmu). Untuk menolong kami, menyejukkan kami dengan siraman yang berasal darimu, sesuai dengan tekad dan pencapaianmu (selama ini). Maka cintailah dan berikanlah kepada kami hal-hal yang Allah berikan dan hadiahkan padamu.

Jangan biarkan pengharapan ini sia-sia, jauhlah engkau semua (dari sifat tega menyia-nyiakan kami). Kami sangat beruntung datang di haribaanmu dan kami amat berbahagia dengan menziarahimu, maka bangkitlah dan syafaatilah kami bermohon pada Allah yang bersifat ar-Rahman, Tuanmu. Mudah-mudahan kami diberi (Allah) keberuntungan dan diberi limpahan karunia yang selama ini dianugerahkan kepadamu.

Mudah-mudahan kita dipandang dan dilimpahi rahmat yang akan menyelimuti kami dan engkau. Semoga engkau semakin dihidupkan dengan keselamatan (dari) Allah dan semoga pandangan Allah senantiasa menuntun engkau. Mudah-mudahan rahmat Allah dan keselamatan semakin terlimpah kepada tuan kita, manusia pilihan yang mensyafaati dan menyelamatkan kita.

Dzikir dan Surat Pendek:

Selain doa ziarah kubur, ada pula sejumlah Surat pendek yang bisa dibaca saat berziarah. Secara singkat, saat memasuki lingkungan kubur hendaknya diawali dengan mengucapkan salam terlebih dahulu.

Setelah itu, Anda bisa mendatangi kubur yang ingin dikunjungi. Selanjutnya mengambil posisi duduk bersila membaca Surat Al Fatihah sebanyak tiga kali.

Bacaan surat ini ditujukan kepada Rasulullah, para Sahabat, para Ulama, dan para ahli kubur umat Islam, khususnya orang tua, guru, atau Sahabat yang sedang dikunjungi.

Kemudian dilanjutkan membaca Surat Al Ikhlas sebanyak tiga kali, Surat Al Falaq sebanyak tiga kali, dan Surat An Nas sebanyak tiga kali.

Setelah itu, kembali membaca Surat Al Fatihah satu kali, membaca awal Surat Al Baqarah, ayat kursi, dan dzikir serta shalawat seperti biasa. Bacaan terakhir yang bisa ditambahkan adalah Surat Yasin.

Itulah beberapa doa ziarah kubur yang bisa dibaca saat melakukan kegiatan ziarah. Kegiatan ziarah ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk saat menjelang bulan Rhamadan.

Tujuannya untuk memohonkan ampun dan perlindungan bagi keluarga, kerabat, dan orang-orang yang telah meninggal untuk mendapatkan manfaat kebaikan.

Semoga Allah meridhai, memberi kemuliaan dan memudahkan urusan kita semua. Aamiin.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button