Nasional

DK3N Kerjasama dengan Forum QHSE BUMN Konstruksi

Report: Lina| Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, membuka Seminar Nasional K3 yang dihelat di gedung Tridharma Kemnaker Jakarta, 25/Feb/2020.

Agenda tersebut dirangkai penandatanganan Mou antara Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N) dengan forum QHSE (Quality, Health, Safety and Environment) atau lebih dikenal dengan Sistem Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan BUMN Konstruksi.

Menaker Ida Fauziyah, dalam sambutanya, meminta kerja nyata seluruh pihak agar Kualitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dapat menjadi budaya masyarakat.

“Sehingga kasus-kasus kecelakaan khususnya di bidang konstruksi dapat diturunkan dan dihindari,” ujarnya.

Terkait

Apalagi, selama ini salah sektor penyumbang kecelakaan kerja berasal dari sektor konstruksi. Untuk itu ia menyambut positif MoU antara D3KN, QHSE dan BUMN Konstruksi.

admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru Menaker Ida Fauziyah, didampingi Plt. Dirjen Binwasnaker & K3 Iswandi bersama Pengurus D3KN dan Pengurus Forum QHSE BUMN Konstruksi saat pembukaan Seminar Nasional K3 di Gedung Kemnaker.

Ida berharap kerjasama di bidang konstruksi mampu memotivasi dan meningkatkan kesadaran perusahaan konstruksi agar melaksanakan norma K3 dengan baik.

Menaker Ida mengingatkan pentingnya melakukan pendekatan K3 secara modern. Yakni, melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

SMK3 bertujuan meningkatkan efektivitas perlindungan K3 secara terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi dengan sistem di perusahaan.

Plt. Dirjen Binwasnaker & K3, Iswandi Hari, dalam sambutanya mengatakan kerjasama antara DK3N dan Forum QHSE BUMN Konstruksi ini bertujuan untuk mengoptimalkan Peningkatan K3 di perusahaan-perusahaan seluruh Indonesia.

Wakil ketua DK3N Rudiyanto menyatakan bahwa kerjasama DK3N dengan lembaga, masyarakat dan dunia pendidikan akan terus dikembangkan untuk membudayakan K3 di Indonesia.

Ketua Komisi II DK3N Isradi Zainal, berujar MoU antara DK3N dan Forum QHSE BUMN Konstruksi ini sebagai langkah nyata dalam upaya mencegah kecelakaan konstruksi di Indonesia.

Menurut Isradi, pihak DK3N sebelumnya juga telah melakukan sinergi dengan kementerian PUPR dalam upaya mencegah kecelakan konstruksi.

“Di antaranya, melakukan komunikasi intensif dengan Dirjen Bina Konstruksi yang juga Ketua Komite Nasional Keselamatan Konstruksi (KNKK) yang saat itu dijabat Syarif Burhanuddin,” jelasnya.

Saat itu, sambung Isradi Zainal, sinergi antara DK3N dan KNKK dilanjutkan dengan Seminar Nasional K3 Konstruksi yang digekat tahun 2018 dan 2019.

“Seminar tersebut menghadirkan Kementerian Naker, yang saat itu diwakili Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker RI, Kementerian PUPR, Ketua AK3 Konstruksi dan Dewan K3 Nasional (DK3N),” jelasnya.

 

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button