Hukum & Kriminal

Ditangkap KPK, Kekayaan Komisioner KPU Segini

Komusioner KPU Wahyu Setiawan. (Kumparan)

TimurMedia.com:

Report: Roby| Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – KPK melakukan tangkap tangan Komisioner KPU Pusat, berinisial WS. Ia diduga terjerat dalam kasus suap, Rabu 8/Jan/2020.

Ketua KPK Komjen Firli Bahuri telah mengonfirmasi operasi tangkap tangan itu. Ia mengaku KPK telah melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap.

“Kami masih bekerja,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, mengungkap Komisioner KPU yang ditangkap berinisial WS.

“Tadi siang KPK ada kegiatan OTT. Diduga seorang Komisioner KPU berinisial WS,” jelas Nurul.

Sedangkan Ketua KPU, Arief Budiman, mengaku belum mengetahui info terkait. “Saya masih tunggu konfirmasi juga,” ujarnya.

Mengacu Keppres nomor 43P/2017 terkait Pengangkatan anggota KPU RI periode 2027-2022, ada tujuh komisioner.

Dalam struktutural KPU RI periodei terkini, Komisioner KPU berinisial WS hanya Wahyu Setiawan.

Nama-nama Komisioner KPU2017-2022 adalah:

  1. Pramono Ubaid Tanthowi
  2. Wahyu Setiawan
  3. Hasyim Asyari
  4. Ilham Saputra
  5. Viryan Azis
  6. Evi Novida Ginting Manik
  7. Arief Budiman

Sebagai pejabat negara, WS wajib melaporkan harta kekayaannya (LHKPN) ke KPK. Berdasarkan data yang diakses di situs KPK, WS terakhir melaporkan hartanya 30 Maret 2019, terkait jabatannya sebagai komisioner KPU RI.

Dalam data itu, WS tercatat punya harta Rp 12.812.000.000. Kekayaannya ini terdiri dari harta bergerak dan tak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak, aset yang dimiliki WS berupa sembilan tanah di Banjarnegara dengan total nilai Rp 3,35 miliar.

Sedangkan harta bergerak, WS memiliki aset senilai Rp 1,025 miliar berupa satu unit Toyota Innova, Honda Jazz.

Selain itu ada pula Mitsubishi All New Pajero Sport, satu unit sepeda motor Honda Vario, motor Yamaha F 1 ZR, dan motor Vespa Sprint.

WS juga memiliki harta bergerak lain yang ditaksir senilai Rp 715.000.000, surat berharga, kas dan setara kas sebesar Rp 4,98 miliar.

Harta lainnya senilai Rp 2,74 miliar, dan utang Rp 0. Saat ini, status WS akan ditentukan usai menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam.

|Sumber: Kumparan

Most Popular

To Top