Balikpapan

DBD Balikpapan Renggut Empat Nyawa

Timur Media

Ilustrasi DBD. (int)

Report: Hendra| Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Balikpapan kembali memakan korban jiwa. Hanya rentang tiga bulan, empat orang meregang nyawa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, memaparkan empat korban DBD itu terjadi di kurun Januari-Maret 2020. Di waktu ini pula tercatat sudah mencapai 396 kasus. “Dari jumlah itu, empat warga meninggal dunia,” ujarnya, Senin.

Mereka yang meninggal karena DBD rata-rata masih berusia anak-anak. Usianya 5 – 14 tahun. Mereka adalah warga Kelurahan Karang Joang, Kelurahan Prapatan, Kelurahan Manggar, dan kelurahan Sumber Rejo.

Dengan jatuhnya korban jiwa ini, ujar Sri, Pemerintah Balikpapan telah menetapkan status waspada. Status ini ditetapkan melalui penerbitan surat edaran Wali Kota.

“Kami meminta masyarakat di Balikpapan bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran DBD,” jelas Sri. Namun, ia tetap meminta warga tenang.

Terlebih, jika dibanding tahun lalu di periode sama, kasus DBD Balikpapan tahun ini menurun. “Tahun lalu di periode Januari Maret, jumlahnya mencapai 600 kasus. Sehingga Pemkot belum menaikkan statusnya menjadi siaga,” jelasnya.

Ia bilang, “Kalau untuk jumlah kasus, masih lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, jadi kami belum menaikan status ke siaga.”

Tetapi, ia tetap meminta warga untuk selalu waspada. Selain itu tetap menjaga kebersihan khususnya di lingkungan masing-masing dengan menggelar kerja bakti.

“Selanjutnya nenutup tempat penampungan air untuk mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk,” ujar Sri.

Most Popular

To Top