NEWS

Cuti Bersama Dipangkas

Usai libur panjang, ada kecenderungan peningkatan kasus korona.

Report: Taufik Hidayat I Editor: Basir

TIMUR MEDIA – Pemerintah telah menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021. Bila sebelumnya ada tujuh hari cuti bersama, kini dipangkas dan tersisa hanya dua hari. Alasannya, mencegah penularan korona di masyarakat akibat mobilitas saat liburan.

Perubahan hari libur cuti bersama ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021 yang ditandatangani pada Senin di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Jakarta.

“Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya, terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, cuti bersama dikurangi, dari semula tujuh hari, menjadi tinggal dua hari saja,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Senin.

Cuti bersama tahun ini yang dipangkas:

  1. 12 Maret, cuti bersama dalam rangka Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  2. 17, 18, dan 19 Mei, cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
  3. 27 Desember, cuti bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Sedangkan cuti bersama yang tetap, yakni:

  1. 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
  2. 24 Desember dalam rangka Hari Raya Natal 2021

Pemerintah mempertimbangkan masih memberi satu hari cuti bersama menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal. Tujuannya, memudahkan Polri mengelola pergerakan masyarakat.

“Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari,” kata Muhadjir.

Pemangkasan cuti, kata Muhadjir, dilakukan lantaran ada kecenderungan kasus Covid-19 mengalami peningkatan di tiap selesai libur panjang, karena mobilitas masyarakat cenderung naik.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button