Ibu Kota Baru

Cerita Unik saat Lawatan Jokowi

Report: Hendra| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Lawatan Jokowi ke Kaltim membawa beberapa cerita unik tersendiri bagi insan media dan sejumlah menteri.

Beberapa wartawan merasakan kehujanan, kelelahan dan kelaparan. Semua tidak sengaja. Tapi karena miss persepsi dan hujan lebat yang mengguyur ibu kota baru.

Cerita datang dari wartawan yang biasa bertugas di Istana, Jakarta.

Adalah Agus Rahmat yang karib disapa Agus Mbojo, jurnalis VIVAnews. Ia yang ikut bersama rombongan RI 1 dari Jakarta, tertawa saat membagi kisahnya meliput lawatan Jokowi.

Agus mengisahkan banyak hal mengasyikan dalam meliput kunjungan kepala negara hari ini. Termasuk tentang pakaian yang terjebak lumpur, kehujanan dan kelaparan.

Sepanjang hari hanya sempat makan roti. “Iya tadi kita cuma makan kue kotakan di mobil. Ini baru makan di Novotel,” tuturnya diselingi nada tawa. Kala Agus bercerita, jam menunjukan sekitar pukul 23.00 Wita.

Walau sempat mampir ke rumah dinas Bupati PPU, tapi ia tetap menahan lapar. Agus merasa konyol lantaran pakaiannya yang ikut kotor karena lapangan yang becek.

“Sampai sepatu celana lumpur semua,” ujarnya tertawa. Rabu pagi pukul 06.00 Wita, ia pun harus meneruskan agenda liputan ke Manggar Balikpapan Timur lalu ke Kaltara, mengikuti jadwal lawatan RI 1 berikutnya.

Jurnalis Koran Kaltim yang bertugas untuk wilayah liputan PPU, Erwin, merasakan sensasi sama. Namun ia menilai apa yang dialami rekan media hanya miss komunikasi. “Kita kehujanan, kelaparan, capek betul,” ujarnya.

Sejumlah tamu undangan, sambung Erwin, turut menahan lapar akibat miss komunikasi. “Sebetulnya banyak makanannya. Tapi miss komunikasi aja, hujan jadi berantakan semua,” katanya tertawa.

Segendang sepenarian. Teguh Hartono, redaktur redaktur media ini mengisahkan kisah sama. “Gak ada yang senang wajah teman-teman media lokal. Selain euforianya masyarakat,” ujar Teguh, tertawa pula.

Ia menikmati saja. Hal ini bukan dianggap masalah. Katanya, berbagi cerita saja. “Capeknya aja itu na,” kata Teguh. Namun demikian awak media merasa puas untuk tetap memotret agenda kenegaraan hari ini.

Pada Selasa, 17/Des/2019, kepala negara mengunjungi tiga lokasi sekaligus. Temu tokoh Benua Etam, meresmikan tol pertama di Kalimantan dan mengunjungi ibu kota baru.

admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru Asyik bercengkrama

Saat menuju ibu kota baru, menteri Kabinet Indonesia Maju terpaksa jalan kaki ke lokasi penetapan Istana Kepresidenan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Musababnya, Toyota Hiace putih yang mereka tumpangi tergelincir akibat hujan yang mengguyur ibu kota baru. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita.

Ada sekitar empat mobil yang membawa rombongan mengalami selip. Awalnya saat mobil berpelat KT 7321 K ini berusaha menaiki tanjakan becek.

Mau tak mau, akhirnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan sejumlah staf keluar dari mobil.

Mereka kemudian berjalan menaiki tanjakan licin nan becek. Sekaligus bercengkerama menikmati keindahan alam ibu kota baru.

Sesampainya lokasi, Jokowi dan rombongan melihat pemandangan dari ketinggian. Ihwal kepastian titik pusat pemerintahan hal itu diserahkan pada tim yang menentukan lokasinya.

Termasuk lokasi pasti dibangunnya titik nol Istana Negara di ibu kota baru. “Nanti diserahkan ke urban planner,” ujar Jokowi.

Dalam agenda sama, pemerintah berencana menanam 15 juta batang pohon per tahun di ibu kota baru. Rencana tersebut direalisasikan tahun depan. Yaitu dengan membangun kebun bibit persemaian modern pada areal seluas 100 hektare. 

“Gagasan besar ini dipersiapkan sebagai upaya serius pemerintah menitikberatkan aspek lingkungan dalam membangun ibu kota baru,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, di ibu kota baru.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button