Balikpapan

Cakupan Vaksin Tertinggi, Balikpapan Zona Merah

Cakupan vaksinasi Balikpapan tertinggi di Kaltim.

Report: Taufik I Editor: Isnan                   

TIMUR MEDIA – Sampai Senin 31 Januari 2022, ada 2.636.947 orang yang telah divaksinasi dosis I dan 2.018.585 sudah divaksinasi dosis lengkap di 10 daerah di Kaltim. Cakupan tertinggi ada di Balikpapan. Namun, seiring tingginya cakupan, kota ini justru masuk dalam zona merah.

Cakupan vaksinasi di Kaltim, ditargetkan sebanyak 2.874.401 orang. Dari data realtime cakupan vaksinasi yang dilansir laman resmi Kemenkes, cakupan dosis ke-1 telah mencapai 91,74 persen. Untuk dosis ke-2 cakupannya 70,23 persen dan dosis ke-3 sebesar 2,71 persen.

Balikpapan, selain menjadi kota dengan cakupan tertinggi vaksin di Kaltim juga menjadi kota pertama di Provinsi Kalimantan Timur yang menerapkan vaksinasi kepada anak usia 6 hingga 11 tahun.

Data realtime cakupan vaksinasi di Kaltim. (Kemenkes) admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru

Namun,  bergerak paralel dengan cakupan vaksin yang tinggi, Satgas Covid-19 justru melaporkan 38 kasus infeksi Covid-19 baru terjadi di Kaltim, pada Senin 31 Januari 2022.

Di antaranya melonjak 23 kasus di Balikpapan dalam 24 jam terakhir. Padahal kota ini memiliki cakupan vaksinasi tertinggi di Kaltim.

Mengacu data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, per 31 Januari 2022, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 38 kasus, dirawat 26 kasus, sembuh 12 kasus dan tidak ada kasus meninggal dunia.

Secara spasial, Balikpapan menjadi penyumbang kasus terbanyak yakni 23 kasus, lalu Bontang sebanyak enam kasus. Untuk pasien sembuh berasal dari Kabuapaten Kutai Kartanegara sebanyak empat orang.

Kasus infeksi yang dilaporkan hari ini lebih rendah dari 40 kasus pada hari Minggu. Rekor tertinggi 55 kasus sehari sejak awal Januari masih tercatat pada 29 Januari.

Tren kenaikan kasus dua digit terjadi dalam 8 hari terakhir. Ada penambahan 403 kasus infeksi baru sejak awal Januari. Angka itu lebih tinggi dibanding angka kesembuhan yang hanya 186 di periode sama.

Data realtime harian kasus Covid-19 di Kaltim. (Dinkes Pemprov Kaltim) admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru

Infeksi di Balikpapan melonjak 23 dari 38 kasus infeksi baru itu. Sehingga sejak pandemi totalnya tercatat ada 158.737 kasus infeksi di Kaltim. Kesembuhan berjumlah 153.044. Sedangkan angka kematian tetap 5.455.

Kasus aktif atau pasien yang dirawat naik menjadi 238, naik dari 212 pada hari Minggu. Dari 238 di antaranya Balikpapan 72 kasus, Kutai Timur 53 kasus, Paser 34 kasus, Kutai Kartanegara 24 kasus serta kota Bontang 20 kasus.

Dari data ini, status zona merah di Kaltim meningkat menjadi dua daerah. Sedangkan, kabupaten/kota yang hanya berstatus zona hijau adalah Kabupaten Mahakam Ulu. Per Senin, Balikpapan ditetapkan naik ke zona merah dengan klasifikasi lebih dari 51 kasus aktif. Sebelumnya Kutai Timur yang lebih dulu di zona merah sejak Minggu. Zona oranye ada di Paser, lalu Kutai Kartanegara turun ke zona kuning. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu masih di zona hijau dua hari berturut-turut.

Untuk masyarakat Kaltim yang menanti hasil pemeriksaan spesimen di laboratorium Polymerase Chain Reaction berjumlah 8.128 orang. Di antaranya Balikpapan ada 4.078 orang dan Samarinda 2.288 orang yang menunggu hasil PCR.

Sebelumnya, dari hasil pendalaman Kemenkes terungkap banyak kasus Covid-19 varian Omicron adalah orang yang sudah divaksinasi lengkap. Pasien itu juga cenderung tidak bergejala dan bergejala ringan.

“Kebanyakan orang terinfeksi Omicron adalah mereka yang sudah divaksinasi lengkap dan tidak bergejala sampai bergejala ringan,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati, dikutip dalam keterangan tertulis, pada Sabtu 8 Januari 2022.

Pada Senin 31 Januari 2022, Kemenkes melaporkan total kasus positif varian Omicron di Indonesia telah mencapai 2.980 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 1.601 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri, 1.039 transmisi lokal, dan 340 masih tahap penyelidikan epidemiologi.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button