Balikpapan

BNN Balikpapan Sita Tembakau Sintesis

Report: Taufik I Editor: Basir

TIMUR MEDIA – BNN Balikpapan bersama Bea Cukai, kembali berhasil mengungkap kasus narkoba di Kota Minyak. Hasil sinergi kali ini mendapati barang haram itu berupa 3,965 gram ganja dan menangkap pelaku peredaran tembaku sintetis kiriman dari Medan.

Kepala BNNK Balikpapan Kompol Risnoto menjelaskan barang itu dikirim melalui jasa pengiriman. Dari informasi pelaku, pangsa pasar di Balikpapan cukup besar. “Mereka mengincar anak-anak muda yang nongkrong di cafe,” terang Risnoto, melalui rilisnya, Kamis 31 Maret 2022.

Ia menjelaskan, tembakau sintesi yang berhasil disita termasuk bagian dari ganja. “Tembakau sintetis yang notabenenya zat kimia dari ganja ini banyak masuk ke Balikpapan,” jelasnya. Dalam operasi kali ini, pihaknya berhasil menyita sebanyak 11,96 gram tembakau sintesis.

“Pengiriman dari Bogor dan dibeli pelaku melalui akun online,” jelasnya. Penangkapan pelaku berawal dari informasi Kantor Bea Cukai Balikpapan yang mencurigai pengiriman barang melalui jasa pengiriman ekspedisi ke Balikpapan.

Informasi itu kemudian dikembangkan. Pihaknya segera membentuk tim gabungan terdiri dari BNNK Balikpapan dan Bea Cukai Balikpapan. Mereka kemudian mengintai dan menelisik secara intensif dan pada hari Kamis (24/03).

Dari operasi itu, pihaknya berhasil menangkap pelaku SA alias A. Pria berusia 25 tahun itu ditangkap sesaat usai mengambil barang paketan. “Kita tangkap tak lama setelah pelaku mengambil paketan barang tersebut di salah satu ekspedisi di Balikpapan Selatan,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan, petugas melakukan penggeledahan paket berisi pakaian. Namun saat diperiksa lebih lanjut, petugas menemukan dua poket plastik kecil barang. “Diduga itu tembakau sintetis atau synthetic connabinoids, total berat 11,96 gram,” terangnya.

Ia bilang tembakau sintetis diselipkan di dua saku belakang celana dan baju. “Modus untuk mengelabui petugas,” ujarnya. Dari interogasi, SA mengaku tembakau sintetis itu miliknya yang dibeli dari salah satu akun media online. Ia menerima barang itu dari Bogor.

Di kesempatan sama, Kepala Kantor Pengawas dan Pelayanan Bea Cukai Balikpapan, Firman Sane Hanafiah berharap sinergi ini bisa terus membongkar narkoba di kota ini. “Jika bisa sampai ke akarnya,” terang Firman. Ia mengakui jaringan narkoba bergeral dengan ciamik bahkan dengan pelbagai modus baru. Petugas perlu bekerja keras agar bisa mengungkap kasusnya.

“Kita memang selalu melakukan analisis intelijen terhadap barang yang masuk atau dikirim dari luar atau domestik,” terang Firman.

Hal Unik Seputar Angkot di Balikpapan

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button