Penajam Paser Utara

Bilik Disinfektan Kendaraan Belum Dioperasikan

Report: Janu I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Dinas Kesehatan membeli empat unit bilik disinfektan khusus kendaraan roda empat. Bilik ini dibeli empat unit dengan total harga Rp 2 miliar. Namun, sampai saat ini belum dioperasikan.

Selain pengadaan bilik disinfektan untuk kendaraan, ada pula pengadaan bilik sterilisasi untuk manusia sebanyak 100 unit. Bilik sterilisasi ini telah terpasang di kantor pemerintahan, instansi vertikal, dan tempat umum. Anggaran pengadaan 100 unit bilik tersebut sebesar Rp2,9 miliar.

Terkait bilik disinfektan khusus mobil, dipasang sejal awal Juli 2020 di empat titik berbeda. Yakni, di depan Mapolres PPU Jalan Provinsi Km 9, RSUD Ratu Aji Putri Botung, serta pintu masuk Kabupaten PPU seperti Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku. Sebetulnya bilik disinfektan ini telah siap digunakan.

Namun, pihak Dinkes PPU belum mengoperasikan lantaran masih menanti hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. “Tim dari BPKP sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan. Tapi, hasil auditnya belum keluar,” papar Kepala Dinkes PPU Arnold Wayong, Rabu, 21 Oktober 2020.

Rencananya, bilik disinfektan ini akan dioperasikan setelah hasil audit diterima Dinkes PPU. “Diperkirakan dalam minggu ini hasil audit BPKP sudah keluar,” ujarnya.

Proses pembayaran bilik disinfektan berbandrol Rp 500 juta per unit itu, ia menerangkan, tetap menyesuaikan hasil audit BPKP. “Pembayarannya nanti sesuai angka terakhir yang dikeluarkan BPKP,” tegas Arnold.

Ia menjelaskan, pengadaan bilik disinfektan khusus mobil bersumber dari anggaran penanganan Covid-19. Dana yang dibayar ke pihak ketiga baru sebesar 20 persen. “Yang dibayarkan baru uang mukanya saja,” kata Arnold.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button