Internasional

Biden Klaim Menangi Pilpres Amerika

Presiden terpilih dilantik pada 20 Januari 2021.

Report: Maya I Editor: Lina

TIMUR MEDIA – Joe Biden mengklaim menyatakan diri sebagai pemenang dalam pemilihan presiden Amerika Serikat. Ia disebut mendapat 270 suara elektoral secara sah, dengan salah satu rekor bersejarah raih 55 suara di Kalifornia.

Klaim itu muncul setelah Electoral College atau Lembaga Elektoral, secara resmi mengkonfirmasi hasil kemenangan Biden. Ia meraih 306 suara elektoral, sementara Presiden AS Donald Trump yang menjadi kandidat pejawat dalam pemilihan tahun ini menerima 232 suara elektroal.

“Dalam pertempuran untuk Amerika, demokrasi menang. Keyakinan kami pada lembaga, serta integritas pemilihan tetap utuh,” klaim Biden, dilaporkan DW, Selasa 15 Desember 2020.

Tak lama Electoral College mengumumkan kemenangan Biden, Presiden Trump tetap menilai bahwa ada kecurangan dalam pemilihan tahun ini.

Melalui cuitan di jejaring sosial Twitter, ia mengungkap laporan pemungutan suara belum dirilis di Michigan, yang menurutnya dapat mengubah hasil Pemilu. Tim kampanye Trump di beberapa negara bagian menuntut Biden ke meja hijau atas dugaan kecurangan Pemilu.

Merespon tuntutan itu, Biden mengatakan hal tersebut adalah langkah yang sangat ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Itu sama saja menolak untuk menghormati aturan hukum, dan menolak menghormati konstitusi kami,” klaim Biden.

Electoral College telah mengambil peran yang lebih penting pada 2020 karena Trump tetap menolak hasil Pemilu. Lembaga pemilihan AS ini adalah 538 pemilih dari seluruh 50 negara bagian dan District of Columbia, jumlah perwakilan dan senator yang sama di Kongres. Kongres AS akan bertemu pada 6 Januari 2021 untuk mengesahkan suara dari electoral college. Pelantikan presiden terpilih Amerika dilakukan pada 20 Januari 2021.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button