Ibu Kota Baru

Belum Ada Proyek Pembangunan Ibukota

Report: Robi| Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengungkap sampai sekarang belum ada anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ibukota baru.

Alasannya belum ada landasan hukum untuk proyek terkait. “Belum ada Undang-Undangnya jadi belum bisa kita alokasikan anggaran,” ujar Basuki melalui video konferensi, Selasa 7 April 2020.

Ia menegaskan, “Jadi sampai sekarang belum ada anggaran di DIPA tahun 2020 Kementerian PUPR untuk kegiatan di ibu kota.”

Ihwal kemungkinan proyek ibukota dilanjut atau dibatalkan, menurutnya, hingga kini belum ada rapat lanjutan terkait pembahasan tersebut. Alasannya pemerintah saat ini masih fokus penanganan virus korona.

Basuki mengaku menyerahkan sepenuhnya soal keputusan kepada Jokowi untuk proyek ibu kota baru.

“Kalau membatalkan atau menunda itu Presiden ya, karena beliau yang menyampaikan sendiri di depan DPR. Saya kira kita tunggu keputusannya saja,” ujar Basuki.

Ia menambahkan pihaknya masih melakukan penelitian-penelitian untuk kelancaran pembangunan ibu kota negara tersebut.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi, sebelumnya menyampaikan sangat memungkinkan pemerintah menunda proyek ibukota baru sampai situasi kondusif.

“Tidak menutup kemungkinan juga beberapa proyek pembangunan, temasuk Ibu Kota baru bisa ditunda sampai situasi berjalan normal kembali,” papar Jodi, Senin, 6 April 2020.

|Sumber: Tempo

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button