Balikpapan

Bawaslu Balikpapan Tolak Aduan Petahana

Reporter: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Badan Pengawas Pemilu Balikpapan memutuskan menghentikan proses aduan, yang dilayangkan tim relawan pasangan calon petahana Rahmad Mas’ud – Thohari Azis. Aduan itu dihentikan lantaran tidak memenuhi syarat formil.

Aduan itu dilayangkan oleh pelapor Kaharuddin, anggota tim relawan petahana. Ia mengadukan adanya dugaan kampanye di masa tenang. Aduan itu berupa dugaan kegiatan sosialisasi Tim Relawan Ahmad Basir Squad yang membagikan selebaran pamflet berisi perbedaan memilih pasangan calon dengan kotak kosong di Pilkada Balikpapan.

Kaharuddin, melaporkan temuan itu ke Bawaslu pada pekan lalu, 6 Desember 2020. Namun, sepekan kemudian, Bawaslu resmi menghentikan proses aduan lantaran tidak memenuhi syarat. Hal itu diutarakan Komisioner Bawaslu Balikpapan, Wamustofa Hamzah, Sabtu 12 Desember 2020.

“Laporan dihentikan dan tidak diregistrasi karena tidak memenuhi syarat formil,” tegas Hamzah. Selain itu, terlapor dinilai tidak masuk dalam subjek hukum di Pilkada.

“Kita sudah kaji dan pelajari. Kemudian kita putuskan bahwa kasus ini dihentikan,” tekan Hamzah.

Sebelumnya, Kuasa hukum pasangan petahana Rahmad-Thohari sempat pula melaporkan relawan kotak kosong Abdul Rais. Ia dinilai melakukan dugaan kampanye hitam di lapangan Merdeka. Namun, kasus itu juga ditolak Bawaslu Balikpapan karena bukan masuk subjek hukum pilkada Balikpapan.

Kuasa hukum pasangan petahana, Agus Amri, akhirnya melaporkan Abdul Rais ke Polda Kaltim. Kasus itu kemudian dilimpahkan Polda ke Polresta Balikpapan per 13 November 2020. Namun sampai saat ini belum ada kelanjutan kasusnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button