Politik

Bawaslu: 2.584 Kampanye Langgar Prokes

Reporter: Ryan I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Anggota Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu RI, Muhammad Afifudin mengungkap, ada 2.584 kegiatan pasangan calon di masa kampanye Pilkada 2020, yang melanggar protokol kesehatan.

Menurutnya, masa kampanye Pilkada 2020 berlangsung dari 26 September sampai 5 Desember 2020.

“Pelanggaran prokes dari sekian banyak pertemuan itu sebesar 2.584,” ungkap Afif, dalam webinar yang dihelat DPP Fisipol UGM, Jumat 11 Desember 2020.

Ia menyampaikan dari total pelanggaran itu, Bawaslu memberikan 1.986 surat peringatan. Pihaknya juga membubarkan 239 kegiatan kampanye yang melanggar protokol Covid-19.

Afif merinci pelanggaran yang terjadi, antara lain, berupa pelanggaran batas maksimal peserta kampanye yang hadir atau lebih dari 50 orang dalam pertemuan tatap muka terbuka.

“Artinya paling tidak ada titik sebanyak itu yang didatangi pengawas kita selama masa kampanye dengan acuan PKPU. Seperti soal jaga jarak, masker, dan lainnya,” ujar Afif. Jadi begitu aturannya ada, maka kewenangan itu langsung dijalankan. Afif mengatakan kegiatan kampanye paslon di masa pandemi masih didominasi tatap muka.

“Ada 124.086 kegiatan kampanye tatap muka di masa kampanye di 270 daerah,” bebernya.

Afif juga mengungkapkan, pihaknya menemukan penerapan protokol kesehatan yang belum maksimal di tempat pemungutan suara. Seperti adanya sekitar seribuan TPS yang belum menyediakan tempat cuci tangan. Ada pula yang tidak menyediakan bilik khusus bagi pemilih yang bersuhu tubuh tinggi.

“Tapi sebagian besar, pelanggaran yang sifatnya teknis itu, administrasi itu, direkomendasikan cepat untuk dilakukan perbaikan teman-teman kita di pengawas TPS,” ujarnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button